Begitu tiba di rumah singgah milik Children Cancer Care Community (C-Four Aceh), Dilla masuk ke dalam. Baju daster bergambar Cinderella membalut tubuh mungilnya. Rambut anak semata wayang pasangan Safari Rangkuti dan Ratna ini sudah dicukur habis.
Setelah istiharat sejenak, Dilla menghampiri kulkas yang terletak di ruang dapur. Tangannya meraih satu botol plastik berisi air putih dan satu botol sirup. Kedua benda itu dia pegang di tangan kiri dan kanan. Dengan suara pelan, bocah asal Aceh Tamiang, Aceh ini memanggil ibunya yang tengah duduk di ruang tamu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak dua tahun lalu, Dilla divonis menderita kanker Fibrosarcoma. Benjolan muncul di bawah mata kanannya. Sempat membesar, kini benjolan itu kembali mengecil setelah dilakukan pengobatan rutin. Dilla sudah menjalani tiga kali kemoterapi.
Baca juga: Alvita, Dokter yang Saat Kecil Berhasil Taklukan 2 Jenis Kanker
Akibat kemo, rambut Dilla terpaksa dicukur. Meski mengidap kanker, tapi keceriaan Dilla tak pernah padam. Selama berada di rumah singgah, ia bermain dan kadang belajar bersama orangtuanya. Di sana, ia bergabung dengan anak-anak lain yang juga mengidap kanker.
"Sekarang kami masih menunggu dokter bedah dulu untuk operasi. Tapi belum ada info kapan operasinya," kata Ratna kepada wartawan.
Dilla tetap ceria meski bergelut dengan penyakit serius Foto: Agus Setyadi |
Ini bukan kali pertama Dilla mengidap kanker. Di usia sekitar 2,5 tahun, Dilla terserang kanker pada mulutnya. Proses pengobatan dilakukan hingga Dilla menjalani operasi di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin Banda Aceh, Aceh. Usai operasi, Dilla sempat tak sadarkan diri selama empat hari.
Baca juga: Meski Kanker Gerogoti Seluruh Tubuh, Anak Ini Tak Diizinkan Coba Obat Baru
Keluarga khawatir dengan kondisi anak mereka kala itu. Setelah operasi, penyakit yang diidap Dilla sembuh. Berselang beberapa tahun kemudian, benjolan baru kembali muncul di bawah mata. Dilla yang sudah duduk di bangku Sekolah Dasar terpaksa berhenti mengenyam pendidikan karena harus menjalani pengobatan.
Orangtua kembali membawa Dilla ke Rumah Sakit Zainoel Abidin, Banda Aceh. Selama menunggu proses pengobatan itulah, ibunda Dilla bertemu dengan Founder Children Cancer Care Community (C-Four Aceh) Ratna Eliza. Dilla dan ibunya dipersilahkan menginap di rumah singgah yang lokasinya tak jauh dari rumah sakit.
"Sudah hampir dua tahun kami di sini. Kalau lagi berobat, singgah di sini untuk tinggal," jelas Ratna.
Menurut Ratna, anaknya Dilla sangat ingin kembali ke bangku sekolah. Buah hati semata wayangnya itu juga punya cita-cita tinggi layaknya anak-anak lain.
"Saya pengin jadi dokter," ungkap Dilla.
Baca juga: Lawan Kanker Tulang di Usia 4 Tahun, Pio Tetap Lincah dan Selalu Tersenyum
(up/up)












































Dilla tetap ceria meski bergelut dengan penyakit serius Foto: Agus Setyadi