Dua jam pasca insiden, pria yang tidak diketahui namanya ini mendatangi Prasad Centre for Ophthalmic Sciences, All India Institute of Medical Sciences di New Delhi untuk mendapatkan pertolongan.
Dr Amar Pujari yang menangani pria ini mengungkapkan, logam yang ternyata adalah kawat itu dikeluarkan dalam keadaan pasien sadar atau dengan menggunakan bius lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bila hal ini tak dilakukan, tim dokter khawatir infeksi tersebut akan menggerogoti kulitnya bahkan masuk ke mata si pasien lalu membutakannya. Demikian seperti dilaporkan
Baca juga: Pecahan Bom Bersarang di Kaki Nenek Ini Sejak Era Perang Dunia II
Dilaporkan pria ini sangat beruntung karena kawat sepanjang 3 cm itu itu tidak mengakibatkan kebutaan padanya. Penglihatannya masih normal, seolah-olah tidak pernah terjadi apa-apa pada mata pria ini.
Kendati demikian, peneliti tidak menemukan penjelasan pasti bagaimana insiden ini bisa terjadi dan instrumen apa yang menyebabkan insiden tersebut.
Insiden benda asing mengenai indera penglihatan sendiri tergolong langka. Namun sekali terjadi, mata merupakan bagian tubuh yang sangat mudah rusak.
Jenis cedera mata yang paling sering ditemukan adalah abrasi kornea, di mana ada semacam goresan di permukaan kornea. Ini terjadi ketika benda asing terperangkap di pelupuk mata dan saat berkedip, benda asing tersebut bergesekan dengan kornea dan menyebabkan cedera.
Baca juga: Tak Sengaja Telan Bulu Sikat Kawat, Pria Ini Alami Cedera Pankreas
(lll/up)











































