Sang wanita yang diketahui bernama Sunita datang menemui dokter dengan keluhan nyeri perut, demam, muntah-muntah, dan perubahan warna kulit serta mata jadi kuning. Ini sudah terjadi selama enam bulan membuat berat badannya berkurang hingga 12 kilogram.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sunita sempat mendapat diagnosa yang salah dan diberi antibiotik sebelum akhirnya dokter menemukan penyebab penyakit. Pemeriksaan CT menunjukkan ada 14 ekor cacing di saluran empedu, saluran yang membawa cairan empedu dari hati dan kantong empedu ke usus halus.
Laporan tidak menyebut jenis cacing apa yang menyerang Sunita, namun menurut Dr Peter Hotez dari Baylor College of Medicine kemungkinan besar parasit tersebut adalah Ascaris lumbricoides atau cacing gelang.
"Parasit ini adalah salah satu parasit yang umum menyebabkan penyakit pada manusia di seluruh dunia," kata Dr Peter.
"Meski cacing ini hidupnya di usus kecil, mereka kadang tersasar keluar dari usus dan berakhir di saluran empedu di mana kemudian bisa membuat sumbatan," lanjutnya.
Pada kasus Sunita dokter berhasil mengeluarkan 14 ekor cacing dengan teknik endoskopi tanpa operasi. Selang fleksibel berkamera dan capit masuk dari mulut lalu perlahan menarik keluar parasit.
Sunita dilaporkan sudah pulih dan tidak lagi merasa sakit.
Foto: Facebook/Harry Welling (fds/up)











































