Minggu, 03 Jun 2018 03:13 WIB

Berjualan Kue Kini Jadi Fokus Nenek 67 Tahun yang Lumpuh Ini Agar Tetap Aktif

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Bu Jaya sudah 28 tahun mengalami kelumpuhan Bu Jaya sudah 28 tahun mengalami kelumpuhan
Jakarta - Nurjannah asal Gunung Putri, Bogor mengalami lumpuh sejak 28 tahun lalu tanpa alasan yang jelas. Demi tetap bertahan hidup, ia melakukan banyak aktivitas, salah satunya adalah dengan berjualan kue kering.

Berjualan kue pertama kali dilakukan oleh Nurjannah sejak tahun 2006, ketika itu ia sudah lumpuh dan suaminya yang lebih banyak membantu. Ketika itu yang membeli kebanyakan tetangga, teman-temannya dan rekan kerja suaminya.

"Pernah bikin paling banyak sampai 300 toples. Suami bantuin, tapi memang lebih sering si Yani yang bantuin bikin, sampe sekarang," katanya sambil menunjuk ke arah putri sulungnya, Yani, yang sedang menguleni adonan nastar, ketika ditemui detikHealth di kediamannya, Jumat (1/6/2018).



Setelah suaminya meninggal pada tahun 2009 lalu, ia tak pernah melanjutkan membuat kue lagi. Kini, selang hampir sepuluh tahun, Nurjannah mencoba kembali menggeluti bisnis kue lebaran. Saat dikunjungi, ia sedang trial kue lebaran bersama putrinya, Yani.

ia menyebut masih belum percaya diri untuk menjualnya sekarang, dikarenakan sudah banyak kue lebaran yang beredar yang unik-unik dan macam-macam rasanya, sedangkan ia hanya kekeuh menggunakan resep jadul yang ia suka. Ditambah dengan skillnya membuat kue yang sudah lama tidak ia gunakan lagi nyaris satu dekade.

Sebagian kue lebaran yang dibuat oleh Bu JayaSebagian kue lebaran yang dibuat oleh Bu Jaya Foto: Frieda Isyana Putri


Kebanyakan kue yang ia buat adalah kue yang biasa dijual menjelang lebaran, seperti nastar, kaastengel, putri salju, dan kue kacang. Ketika ditanya soal harga, Nurjannah menjawab dengan rabu-ragu dan sedikit tertawa.

"Ya tergantung yah. Ada yang 50, ada yang 55. Tapi belum tau pantes atau nggak untuk dijual nih. Padahal udah banyak temen Yani pesen tapi belum kepegang karena memang belum ada yang bisa bantu," ujarnya.

"Padahal waktu saya upload di Facebook, itu banyak temen-temen yang langsung nanyain. Langsung pesen. Tapi memang belum kebikin karena saya jauh di Jakarta dan di sini Ibu cuma sama Mbak (pengasuh)," timpal Yani, yang bekerja sebagai pemandu wisata di Jakarta.

Selain membuat kue, Nurjannah juga mempelajari banyak kerajinan lainnya, seperti membuat tas tangan dari manik-manik, merajut, dan menjahit. Sebagian sudah ia kuasai sebelum lumpuh, dan yang lain ia pelajari untuk tetap beraktivitas selama lumpuh 28 tahun ini.



[Gambas:Video 20detik]



(frp/up)
News Feed