Senin, 04 Jun 2018 11:15 WIB

Inspiratif! Ini Alasan Nurjannah Tetap Aktif di Usia 67 Meski Lumpuh

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: 20detik Foto: 20detik
Bogor - Bagi sebagian besar orang mungkin tak terbayangkan harus hidup lumpuh selama 28 tahun hingga menyambut usia senja. Kebanyakan bisa mengalami depresi, dan inilah yang dihindari oleh Nurjannah, nenek berusia 67 tahun asal Bogor.

Sebelum ia lumpuh di usia yang terbilang muda, yaitu 39 tahun, ia merupakan wanita yang sangat aktif berkegiatan. Bahkan ia pernah rutin berlatih gerak jalan dan sempat meraih juara satu lomba gerak jalan tahun 80-an di Monas saat itu.

Ia menyebut sempat sangat malu dan tak berani keluar rumah, bahkan menggunakan kursi rodapun ia tak sanggup. Nurjannah berkata ia takut dicemooh atau mendapati tatapan orang lain saat melihatnya.

Enam tahun mengisolasi diri akibat keadaannya, akhirnya ia bergabung dengan Himpunan Wanita Penyandang Cacat Indonesia (kini Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia) dan saat itu tertarik dengan para pemain tenis di kursi roda.


"Waktu itu saya tanya 'Berasa (kayak orang) sakit nggak kalau pakai kursi roda?' Mereka jawab nggak, karena lumpuh itu kan kakinya aja yang nggak bisa jalan, tapi yang lainnya masih bisa bergerak. Itu bikin saya sadar. Akhirnya berani keluar, belanja ke pasar, ketemu orang," ungkap wanita kelahiran Ciamis ini kepada detikHealth, baru-baru ini.

Ia cukup aktif bergabung dalam acara komunitas tersebut, dan kembali mendapatkan semangatnya dengan berkumpul bersama kawan-kawan komunitasnya yang sangat aktif dan tak patah semangat. Nurjannah pun memutuskan untuk terus melanjutkan aktivitasnya sendiri, yang kebetulan sangat menyukai ketrampilan wanita seperti menjahit dan memasak.

Kini meski semua aktivitas ia lakukan di atas kasur, Nurjannah tidak lagi merasa kosong dan suntuk. Rutinitas tiap paginya adalah tadarus Al-Qur'an setelah salat subuh, lalu dilanjutkan dengan kegiatan lain.

Kadang ia memasak, di mana ia hanya sebatas meracik bumbu dan sisanya diteruskan oleh pengasuhnya yang tinggal bersamanya. Lalu juga menjahit, dan sekarang kesibukan barunya adalah berbisnis kue lebaran untuk menyambung hidupnya.

"Pengen bangkit soalnya kalau begini terus ya kalau umurnya cepet dipanggil Tuhan, kalau nggak gimana? Mikir duh waktu ini kalo dibawa kegiatan, nggak lama. Pengen ngisi kegiatan aja, biar bisa terisi waktunya. Kalo diem terus dari pagi sampe sore tuh rasanya lamaa banget, tapi kalau punya kegiatan misal menjahit. Asik menjahit tau-tau tuh udah sore. Terus dorongan keluarga, terutama suami," jelasnya dengan penuh semangat.

Nurjannah belum mengetahui apa penyebab ia bisa lumpuh sejak tahun 1989 lalu hingga saat ini. Dulunya bertahun-tahun ia melompat dari satu pengobatan alternatif ke lainnya demi menyembuhkan kakinya.

Namun hasilnya nihil, malah yang ada ia ditipu sampai menguras habis apa yang ia miliki. Dan akhirnya, kini ia lebih giat dalam beragama, yang membuatnya menerima bahwa keadaan ia kini sudah jadi suratan takdir.

[Gambas:Video 20detik]

(frp/up)
News Feed