Rabu, 04 Jul 2018 19:22 WIB

Awalnya Hanya Bintik Kecil, Ternyata Kanker Kulit Merusak Kepala Pria Ini

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi kanker kulit. Foto: Skin Cancer Foundation Ilustrasi kanker kulit. Foto: Skin Cancer Foundation
Jakarta - Tak pernah menyangka jika suatu bintik kecil di dahi bisa menjadi suatu tanda adanya kanker kulit. Itu lah yang dialami Colin Davies, bintik kecil di dahinya lama-kelamaan tumbuh membesar.

Dikutip dari Daily Mail, Colin yang pada saat berusia 41 tahun mengeluhkan bintik kecil itu di dahinya. Tidak terdiagnosis, bintik itu berubah membesar sebesar buah anggur.

Hingga pada usia 44 tahun, Colin didiagnosis karsinoma sel basal, yaitu salah satu jenis kanker kulit yang menyerang sel basal. Kanker jenis ini merupakan kanker yang cukup agresif dan mematikan.

Selama 25 tahun, Colin mengembangkan 21 tumor di dahi yang menyebar ke leher, rahang, telinga, dan bahu kanan.

"Saya harus bertempur dengan kanker selama lebih dari 25 tahun karena hampir setiap tahun tumor kanker lain berkembang, yang telah mengakibatkan pembedahan intensif," ujarnya.



Dari bintik kecil, tak menyangka itu adalah kanker kulit.Dari bintik kecil, tak menyangka itu adalah kanker kulit. Foto: Daily Mail

Akhirnya pada tahun 2016 saat ia berusia 64 tahun, Colin diperasi selama 13 jam. Tiga tumor besar diangkat dari kepalanya, bukan hanya itu, telinga kanan, saluran telinga, rahang bawah, otot leher, dan bahunya pun ikut diangkat.

Kulit kepalanya yang diangkat harus digantikan dengan kulit dari bagian kakinya. Setelah operasi, Colin pun harus menjalani radioterapi intensif selama enam minggu untuk membasmi kanker.

Dokter mengatakan bahwa kankernya dipicu oleh paparan sinar ultraviolet yang berasal dari matahari.

"Saya hanya menghabiskan masa muda di bawah sinar matahari. Dokter mengatakan kepada saya bahwa dia percaya kegiatan saya memancing selama bertahun-tahun memicunya," tutur Colin.

Sekarang Colin pun tidak ingin mengambil risiko lagi untuk terpapar sinar matahari secara berlebihan. Ia pun berharap orang lain bisa lebih sadar akan tanda-tanda kanker kulit.

"Kanker kulit bukan sesuatu yang mudah dihilangkan, itu bisa mengubah hidupmu," tegasnya.

"Saya beruntung masih hidup sekarang dan selalu memiliki cinta dan dukungan dari keluarga dan teman-teman, tetapi beberapa mungkin tidak seberuntung itu," tutupnya.



(wdw/up)
News Feed