Selasa, 10 Jul 2018 12:45 WIB

Kisah Balita Berusia 15 Bulan yang Berjuang Lawan Kanker Ovarium

Widiya Wiyanti - detikHealth
Harlow mengidap kanker ovarium di usia 15 bulan. Foto: Facebook/Harlow the Brave Harlow mengidap kanker ovarium di usia 15 bulan. Foto: Facebook/Harlow the Brave
Jakarta - Seorang balita yang baru berusia 15 bulan harus berjuang melawan suatu penyakit yang biasanya menyerang wanita berusia di atas 50 tahun. Ya, Harlow dari California didiagnosis kanker ovarium.

Ini berawal saat orangtuanya menyadari sesuatu yang berubah pada nafsu makan Harlow. Setiap makan, Harlow justru memuntahkan makanannya.

Mereka mengira bahwa anaknya itu terserang infeksi. Akhirnya Harlow dirujuk ke Rumah Sakit Anak di Orange County dan menjalani x-ray. Hasilnya menujukkan bahwa Harlow memiliki tumor yang harus diangkat dengan operasi.

"Ketika mereka menunjukkan kepada kita ada tumor di tubuh mungilnya, rasanya seperti seseorang memukul perut saya terus-menerus sampai saya tidak bisa bernapas lebih lama," ujar ibunya, Bianca Langtree dikutip dari DailyMail.

Harlow masih dalam perwatan.Harlow masih dalam perwatan. Foto: Facebook/Harlow the Brave




Saksikan juga video 'Ladies, Duduk Terlalu Lama Bisa Picu Kanker Payudara dan Ovarium':

[Gambas:Video 20detik]



Dokter mengatakan bahwa Harlow memiliki peluang hidup 50:50, dan ia akan menjalani pengobatan kemoterapi secara rutin dan disiplin.

Tak mengulur waktu, Harlow pun menjalani operasi besar untuk mengangkat tumor sekaligus ovariumnya sebelah kiri. Tidak hanya itu, dokter juga mengeluarkan usus buntunya sebagai tindakan pencegahan.


Setelah operasi, Harlow menjalani pengobatan kemoterapi. Itu membuat rambutnya menjadi rontok. Anak balita itu pun botak, tidak seperti kebanyakan balita perempuan lainnya.

"Saya tahu mereka tidak jahat dengan cara apa pun, tapi itu menyedihkan, dia tidak memiliki rambut panjang seperti layaknya anak berusia dua tahun," tutur Bianca.


Namun, bagaimana kanker ovarium bisa menyerang balita yang bahkan organ reproduksinya belum aktif?

Dikutip dari Dana-Farber Boston Children's, kanker ovarium juga bisa menyerang bayi, remaja putri, ataupun orang dewasa. Bisa menyerang salah satu atau kedua ovariumnya.

Kasus ini terjadi hanya sekitar satu persen di dunia, dan pada anak-anak tingkat kesembuhannya jauh lebih tinggi daripada orang dewasa. Tumor ovarium pada anak-anak di bawah usia delapan tahun dapat menyebabkan mereka melepaskan estrogen, hormon yang menyebabkan pertumbuhan payudara, rambut kemaluan, keputihan, serta menstruasi.

Gejala yang biasanya terjadi yaitu, nyeri dan perasaan kenyang di perut, sering buang air kecil atau justru tidak bisa buang air kecil, sering mual dan muntah. Belum diketahui jelas apa penyebabnya, namun ini mungkin berkaitan dengan mutasi genetik atau riwayat keluarga.

Meski berat, Bianca dan suaminya, Mark selalu berada di samping Harlow. Berbagi kebahagiaan agar Harlow bisa tersenyum kembali.

Rambut Harlow sudah tumbuh.Rambut Harlow sudah tumbuh. Foto: Facebook/Harlow the Brave


Harlow pun bisa melewati masa-masa sulitnya. Rambutnya mulai tumbuh, dan ia senang menari dan menyanyi. Sekarang ia bisa berjalan-jalan ke taman dan kebun binatang.

"Ini hal-hal sederhana yang paling kami rindukan selama perawatannya. Jadi, kami mencoba melakukan sesuatu untuk membuatnya tersenyum setiap hari," ungkap Bianca.

Kisah Balita Berusia 15 Bulan yang Berjuang Lawan Kanker Ovarium
(wdw/up)
News Feed