Minggu, 22 Jul 2018 08:17 WIB

Terluka Saat Mencukur Bulu Kaki, Kaki Wanita Ini Diamputasi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Gara-gara luka saat cukur bulu kaki, kaki wanita di Inggris terinfeksi dan akhirnya diamputasi. Foto: Getty Images Gara-gara luka saat cukur bulu kaki, kaki wanita di Inggris terinfeksi dan akhirnya diamputasi. Foto: Getty Images
Jakarta - Tak pernah terbayangkan di benak Tanya Czernozukow bahwa gara-gara terluka saat mencukur bulu atau rambut kaki pada April 2014 bisa menjadi malapetaka besar. Ibu berusia 43 tahun ini mengalami infeksi yang tidak biasa.

Tanya yang berasal dari Breaston, Derbyshire, Inggris terinfeksi serangga pemakan daging di kaki kanannya. Sebelumnya, luka di kakinya itu hanya berukuran seperti koin kecil, namun lama-kelamaan lukanya membesar.

"Saya telah melakukannya (mencukur) ribuan kali sebelumnya terjadi luka seperti ini. Dalam beberapa minggu, warnanya hijau dan hitam dari pergelangan kakiku sampai ke lututku," ujarnya dikutip dari DailyMail.

Enam bulan kemudian, ukuran lukanya menjadi tiga kali lipat dari ukuran semula. Dokter menghabiskan waktu 18 bulan untuk mencoba menghentikan infeksi agresif menyebar ke bagian pahanya.



Sayangnya, Tanya juga mengidap diabetes, yang memperlambat kemampuan tubuhnya untuk menyembuhkan lukanya itu. Dokter mengatakan bahwa lukanya telah berubah menjadi ulkus (jaringan mati) yang merupakan komplikasi kronis dari diabetesnya karena pasokan darah ke kaki terganggu.

"Setelah beberapa lama, itu tampak seperti gangren. Sepertinya ditumbuhi serangga pemakan daging. Itu terus tumbuh dan tumbuh dan berkembang," ungkap Tanya.

Beragam jenis obat dan krim sudah dicobanya, namun luka terinfeksi itu malah ditumbuhi belatung. Setelah berbulan-bulan merasakan kesakitan, Tanya akhirnya setuju kakinya diamputasi hingga bagian atas lutut.

Pada April 2016, para dokter di Pusat Kesehatan Queen Nottingham akhirnya mengabulkan persetujuan Tanya.

"Saya tidak percaya saya benar-benar sampai pada titik ini. Saya harus kuat. Saya ingin memberitahu orang-orang bahwa ada cahaya di ujung terowongan," tutupnya.

(wdw/mrs)