Sabtu, 11 Agu 2018 14:15 WIB

Kayak Hamil, Padahal Perut Wanita Ini Besar Karena Kanker Ovarium

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi wanita yang perutnya membesar karena punya tumor. Foto: thinkstock Ilustrasi wanita yang perutnya membesar karena punya tumor. Foto: thinkstock
Jakarta - Wanita berusia 26 tahun asal Selandia Baru keheranan saat perutnya seiring waktu membesar seperti sedang hamil. Rupa-rupanya, ia 'mengandung' tumor kanker stadium 3 seberat 6,3 kilogram di dalam rahimnya.

Bernama Sarah Nicholson, wanita ini mengeluh telah mengalami nyeri perut, kelelahan, kehilangan nafsu makan dan perubahan siklus buang air selama setahun terakhir. Ia mengira ia mengidap irritable bowel syndrome atau sindrom iritasi usus.


Ia memeriksakan diri ke dokter dan hasil dari pindaian menunjukkan ia memiliki dua tumor dalam rahimnya; satu dengan berat 4,5 kilogram dan satunya 1,8 kilogram. Yang lebih buruk lagi, tumor ganas ini telah bertumbuh menjadi kanker stadium 3.


Sarah kemudian menjalani operasi pengangkatan tumor dan memutuskan untuk melakukan histerektomi alias pengangkatan rahim. Hal ini dilakukannya karena dia tak ingin berisiko lagi ke depannya, walau itu berarti ia tak bisa memiliki anak.

"Sebagian dari diriku hancur. Namun sebagian lagi aku merasa lega telah didiagnosis. Ini serius dan aku tahu akan mempengaruhi masa depanku. Tapi keputusanku adalah untuk memberiku kesempatan hidup yang lebih baik. Hal ini merupakan keputusan yang benar untuk kulakukan," tuturnya, dikutip dari FoxNews.

Kanker ovarium merupakan silent killer, karena dipercayai bukan masalah medis yang serius. Karena kanker ini terdiagnosis 8 dari 10 kasus pada wanita di atas usia 50 tahun, padahal faktanya tiap tahun ratusan wanita terjangkit penyakit ini.

"(Kanker ovarium) jelas dapat terjadi pada anak muda karena itu aku sangat-sangatlah ingin membagi pesan ini kepada wanita-wanita muda. Aku harap mereka dapat mendengarkan tubuh mereka sendiri. Kamulah yang mengetahui tubuhmu paling baik dan jika kamu pikir ada sesuatu yang tak beres, segera periksakan," tandasnya.

(frp/ask)
News Feed