Rabu, 12 Sep 2018 18:00 WIB

Bocah Vietnam Menangis dan Berkeringat Darah Saat Alami Stres

Widiya Wiyanti - detikHealth
Menangis dan berkeringat darah, bocah asal Vietnam idap kondisi langka hematohidrosis. Foto: Thinkstock Menangis dan berkeringat darah, bocah asal Vietnam idap kondisi langka hematohidrosis. Foto: Thinkstock
Jakarta - Bocah berusia 11 tahun di Vietnam mengalami hal aneh, yaitu menangis dan berkeringat darah. Suatu fenomena yang jarang sekali terjadi dan kerap dikaitkan dengan hal mistis.

Bocah yang tidak disebutkan namanya itu menunjukkan keringat darah sekitar tiga hingga empat kali sehari. Ia sempat didiagnosis infeksi kulit dan diberikan antibiotik, sayangnya gejala tersebut tidak hilang.

Dikutip dari The Sun, bocah tersebut ternyata memiliki kondisi langka yang disebut dengan hematohidrosis. Keringat darah keluar dari pori-pori kulit saat mengalami stres, kecemasan atau ketakutan yang teramat dalam, sehingga menyebabkan pembuluh darah kecil yang menyuplai ke kelenjar keringat menjadi ketat dan mengecil, kemudian ketika pembuluh darah melebar akan terjadi pendarahan.

Bukan hanya keringat, air mata pun yang keluar bisa menjadi darah. Tidak jarang muncul stigma dari masyarakat luas.



Menurut direktur Quy Hoa National Leprosy Dermatology Hospital, dr Vu Tuan Anh, kondisi langka ini terjadi hanya satu dari 10 juta orang.

"Penyebab hematohidrosis belum diketahui dengan baik, tetapi faktornya termasuk peningkatan tekanan vaskular, peradangan pada pembuluh kulit, gangguan perdarahan, menstruasi dan tekanan darah tinggi," ujarnya.

Bocah ini memiliki dua saudara kandung, namun keduanya dan keluarga lainnya tidak ada riwayat penyakit hematohidrosis. Itu tandanya ini bukan penyakit turunan.

Meskipun belum diketahui dengan jelas, tetapi rasa takut dan stres, juga olahraga berlebihan, serta gangguan seperti tekanan darah dianggap berperan mengembangkan penyakit langka ini.

dr Anh mengatakan bahwa perawatannya cukup sulit, terutama untuk berfokus pada penanganan gejala dan mengurangi kecemasannya.

"Kami mungkin menggunakan vitamin C, antidepresan dan propranolol tetapi hasilnya tidak terdefinisi," ungkapnya.

"Hematohidrosis tidak mempengaruhi umur tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan ketakutan," imbuh dr Anh.

(wdw/up)
News Feed