Rabu, 24 Okt 2018 10:26 WIB

True Story

Kenangan Pahit Leukemia di Balik Semangat Pelayanan Prof Mantik

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Sang anak meninggal karena kanker membuat Prof Mantik mendirikan Yayasan Kanker di Manado. (Foto: Aisyah Kamaliah/detikHealth) Sang anak meninggal karena kanker membuat Prof Mantik mendirikan Yayasan Kanker di Manado. (Foto: Aisyah Kamaliah/detikHealth)
Manado - Bicara soal Klinik Kanker Anak Estella dan Guest House RSUP Prof Kandou Manado, Sulawesi Utara, sosok Prof Dr Max F.J. Mantik, SpA(K), tidak dapat dilupakan begitu saja. Ialah salah satu pendiri Estella yang telah menjadi rumah sakit yang banyak dikunjungi oleh pasien kanker di sekitar Manado, dan luar daerah lainnya seperti Gorontalo, Makassar, atau Pekanbaru.

Kepada detikHealth, Ns Konda Tawalujan, SKM, SKep, MKes, Kepala Ruangan Pusat Kanker Estella RS Prof Kandou Malalayang menjelaskan jumlah pasien pun terus meningkat, yang tadinya tahun kemarin hanya belasan, tahun ini mencapai puluhan. Dalam setahun, terdapat pula 700 kali kunjungan di Estella.

"Estella itu memang punya sejarah, karena sebenarnya dulu saya berkecimpung di kanker karena anak saya Tuhan panggil karena kanker leukemia. Tahun 1991 saya bawa ke Belanda, berobat. Kebetulan saya lagi enggak di Indonesia, saya lagi belajar di luar, jadi kita bawa ke Belanda tetapi enggak bisa survive," kisah Prof Mantik.

Meski begitu ia tidak pernah mengeluh dan percaya apa yang dialaminya adalah salah satu rencana Tuhan. Kemudian, di tahun 1996, Prof Mantik pun kembali ke negeri kincir angin untuk mendalami soal onkologi (ilmu kanker) dan bertemu dengan salah satu profesor yang mengenalkannya dengan Estella Foundation yang kemudian mensponsori untuk membangun Estella di Manado.

"Jadi waktu 2005, kita bangun, 2006 kita dirikan. Tadinya mau dikasih nama anak saya, tapi ya saya pikir susah saya mau kerja kalau terbayang. Saya pikir, saya sepakat, ya sudah estella," katanya.

"Jadi begitulah, saya tidak akan pernah mengeluh apa yang Tuhan berikan. Mungkin juga ada rencana lain,"Prof Dr Max F.J. Mantik, SpA(K) -- Pendiri Klinik Kanker Anak Estella di Manado




Estella sudah menjadi 'teman' dekat bagi para pasien kanker anak dan orangtua. Tak jarang, para perawat juga melakukan home visit ke rumah pasien yang mengalami kesulitan entah dari segi ekonomi atau menjadi penjembatan anak-anak yang menalami fase denial atau penolakan. Selain itu, informasi deteksi dini juga terus digencarkan dari pihak Estella.

"Sekarang kita akan lebih fokus pada meningkat mutu pelayanan jadi benar-benar, standar operasional, prosedur, conditioningnya itu perlu. Sebab ini bukan ruangan biasa seperti ruang tempat lain. Jadi aturan itu ada. Kedua meningkatkan pelayanan perawatannya, ruangan perawatan intensifnya dan ruang isolasinya jadi betul-betul intensif."

Mendengar kisah Prof Mantik, mungkin ada yang tidak percaya mengenai kisah hidup pria yang selalu nampak ramah dan murah senyum. Akan tetapi, dari sini kita belajar bahwa keterpurukan bukanlah hal yang membuat kita jatuh, sebaliknya sebagai pengingat bahwa ada banyak yang bisa kita lakukan untuk kembali bangkit dan bertumbuh lebih kuat.

"Jadi begitulah, saya tidak akan pernah mengeluh apa yang Tuhan berikan. Mungkin juga ada rencana lain," tutupnya.






Tonton juga 'Pevita Pearce Bicara Breast Cancer':

[Gambas:Video 20detik]

(ask/up)