Kamis, 13 Des 2018 07:37 WIB

Tertidur Saat Bekam, Seorang Wanita Bangun dengan Kulit Melepuh

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sang wanita mengaku tertidur selama 30 menit saat menjalani bekam. (Foto: Istock) Sang wanita mengaku tertidur selama 30 menit saat menjalani bekam. (Foto: Istock)
Jakarta - Terapi bekam atau cupping cukup populer dan dinilai aman jika dilakukan dengan benar. Namun sebuah kasus di California terjadi di luar perkiraan. Pasien mengalami blister alias luka melepuh usai dibekam.

Ini bermula saat seorang wanita 60-an tahun mengalami nyeri di bahu. Dengan menggunakan pompa vakum, ia melakukan bekam sendiri. Teorinya, bekam akan menarik aliran darah di satu area, meredakan nyeri otot dan reaksi radang.
Namun setelah cup terpasang, wanita ini tertidur. Sekitar 30 menit kemudian, ia terbangun dan mendapati bekas bekam yang tidak biasa. Bukan sekadar lingkaran khas, melainkan ada sejumlah blister atau luka lepuh yang cukup besar.

Kasus ini dilaporkan dalam jurnal JAMA Dermatology. Mennurut pakar, blister tersebut terjadi karena sedotan pompa vakum merusak kulit pasien.

"Vakum cukup kuat untuk membelah kulit, memisahkan dua lapisan kulit," kata Dr Maria Wei, profesor dermatologi dari University of California San Francisco yang melaporkan kasus tersebut, dikutip dari Livescience.



Temuan kasus ini tidak serta merta menunjukkan bahwa bekam adalah terapi alternatif atau komplementer yang berbahaya. Namun menurut Dr Wei, pengawasan perlu dilakukan pada bekam dengan alat mekanis seperti dilakukan pasien.

Popularitas bekam melejit saat beberapa atlet olimpiade tertangkap kamera memiliki jejak lingkaran bekas bekam. Perenang legendaris Amerika Serikat Michael Phelps termasuk salah satu atlet yang gemar melakukan bekam sebelum bertanding.

Michael Phelps dengan bekas bekam di tubuhnya.Michael Phelps dengan bekas bekam di tubuhnya. Foto: reuters





Tonton video 'Kim Kardashian Perawatan Kecantikan Bekam Wajah':

[Gambas:Video 20detik]

(up/fds)
News Feed