Jumat, 28 Des 2018 14:26 WIB

Digigit Laba-laba Janda Hitam, Pria Ini Enggak Bisa Kencing

Firdaus Anwar - detikHealth
Laba-laba janda hitam termasuk jenis laba-laba berbisa. (Foto: iStock) Laba-laba janda hitam termasuk jenis laba-laba berbisa. (Foto: iStock)
Jakarta - Ada baberapa alasan kenapa kamu harus menghindari laba-laba janda hitam (Latrodectus). Bisanya yang kuat dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan hingga kematian. Satu pria dari Kanada contohnya mengalami hal tak biasa yaitu kesulitan kencing.

Dalam laporan di Canadian Journal of Emergency Medicine pria berusia 50 tahun tersebut mengaku sedang jalan-jalan di daerah rerumputan tinggi saat seekor laba-laba janda hitam menggigit kakinya. Awalnya ia tidak terlalu memikirkan gigitan tersebut namun beberapa jam kemudian kaki mulai terasa sakit membengkak.

Esok paginya sang pria mengalami kram perut hebat dan pergi menemui dokter. Sempat didiagnosis dengan batu ginjal, dokter di rumah sakit menemukan tekanan darah sang pria sangat tinggi dan kandung kemihnya bengkak.



Sang pria diketahui tidak bisa kencing mengosongkan urine, kondisi yang dalam dunia medis disebut retensi urine akut. Dokter menyebut kemungkinan bisa laba-laba janda hitam membuat pembuluh darah sang pria melebar sampai menutup saluran kencingnya.

"Kateter dipakai untuk menguras sekitar satu liter urine dari kandung kemih pasien. Setelah berkonsultasi dengan ahli toksikologi, pasien diberikan perawatan untuk gigitan laba-laba janda hitam," tulis dokter seperti dikutip dari jurnal pada Jumat (28/12/2018).

Dr Matthew Carere yang menangani kasus ini memberi catatan tidak bisa membuktikan pasti bahwa gigitan laba-laba yang menyebabkan retensi urine. Kasus seperti ini juga tidak pernah ditemukan sebelumnya dalam literatur medis.

Sang pria sendiri setelah menerima perawatan selama dua hari kondisinya membaik dan bisa kembali kencing normal.

(fds/up)
News Feed
CNN ID
×
Insight With Desi Anwar
Insight With Desi Anwar Selengkapnya