Selasa, 26 Mar 2019 15:16 WIB

Terlilit Utang, Mahasiswi Ini Jual Sel Telurnya di Pasar Gelap China

Firdaus Anwar - detikHealth
Sel telur wanita muda diperdagangkan secara ilegal. (Foto: Thinkstock) Sel telur wanita muda diperdagangkan secara ilegal. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Seorang mahasiswi dari Provinsi Hubei, China, baru-baru ini membuka cerita kelamnya perdagangan illegal sel telur manusia. Sang mahasiswi terpaksa menjual sel telurnya di pasar gelap karena terlilit hutang hingga sekitar Rp 128 juta.

Dalam klip audio didapat oleh Thepaper.cn, sang mahasiswi yang tidak mau identitasnya dibuka mengaku menjual 29 sel telur dalam dua prosedur terpisah. Dalam setiap prosedur ia diberi obat-obatan selama 10 hari yang memaksa tubuhnya untuk memproduksi sel telur sebelum kemudian dipanen lewat operasi.

Normalnya seorang wanita dalam sebulan hanya memproduksi satu sel telur. Penggunaan obat kesuburan dapat mengubah hal tersebut namun bisa menimbulkan berbagai efek samping mulai dari mual, gangguan mood, hingga risiko keguguran.



Dikutip dari South China Morning Post, beberapa agensi ilegal China disebut kini sengaja menarget mahasiswi untuk menjual sel telur mereka. Hal ini dilakukan karena tingginya permintaan dari pasangan kaya yang ingin memiliki anak lagi setelah pemerintah menghapus kebijakan satu anak.

Biasanya para mahasiswi ditawar mendapat bayaran sekitar Rp 21-105 juta setiap prosedur.

"Agensi akan melihat tingkat pendidikan dan status kesehatan kamu. Beberapa ada juga yang melihat tinggi dan penampilan," kata sang mahasiswi seperti dikutip dari South China Morning Post, Selasa (26/3/2019).

Pada tahun 2017 seorang remaja dari Guangdong dilaporkan nyaris meninggal dunia setelah menjalani operasi untuk menjual sel telurnya. Menurut dokter ovarium sang remaja rusak berat. Dua orang staf agensi dipenjara selama 1 tahun 10 bulan karena melakukan praktik medis ilegal.


Terlilit Hutang, Mahasiswi Ini Jual Sel Telurnya di Pasar Gelap China
(fds/up)
News Feed