Senin, 08 Apr 2019 18:35 WIB

Bayi 6 Bulan Pengidap Penyakit Super Langka Kini Jadi Model

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Keluarga ingin Eddison bisa memiliki hidup normal. (Foto: iStock) Keluarga ingin Eddison bisa memiliki hidup normal. (Foto: iStock)
Jakarta - Kondisi super langka yang diidap Eddison Bodell tidak menghambatnya untuk berprestasi, walau usianya masih enam bulan. Eddison mengidap kondisi bernama 1p21.1p13.2 x 4 duplications dan disebut sebagai pengidap pertama di Inggris.

Kondisi tersebut disebabkan tubuh Eddison membentuk gen-gen tambahan yang membuat tumbuh kembangnya lebih lamban dari seharusnya. Akibatnya tubuh Eddison sangat kecil untuk bayi seusianya dan sangat sulit untuk mengangkat kepalanya.

Walau begitu, Eddison bukanlah bayi biasa. Ia adalah seorang model dan brand ambassador untuk sebuah merek baju bayi terkenal di Inggris.

Sang ibu, Lauren, meski senang dengan seluruh perhatian yang didapat anaknya, ia juga khawatir soalnya masa depannya. Karena penyakitnya sangat langka dan mereka belum menemukan satupun anak yang bernasib sama dengan Eddison.


"Eddison tidak bisa mengangkat kepalanya sendiri tapi karena (penyakitnya) sangat langka kami benar-benar tidak bisa yakin bagaimana kondisi ini akan berdampak padanya dalam jangka panjang," kata Lauren, dikutip dari metro.uk.

Ia menyebut hal yang paling meresahkannya adalah soal perkembangan mental. Sebelum terdiagnosis, mereka tak tahu apa yang bisa salah namun menyadari bahwa bobot Eddison tidak bertambah seperti seharusnya, mengalami asam lambung dan area lembut di kepalanya sangat rendah.

Wanita yang bekerja sebagai asisten dokter tersebut juga khawatir anaknya akan dibully saat ia sekolah nanti. Untuk saat ini, ia dan keluarga cukup senang dengan karir modelling sang anak.

"Saat aku tak sengaja menemukan unggahannya saat membuka media sosial, anak lelaki yang lain, Kenley, langsung gembira setiap melihat wajah adiknya muncul. Hal itu membuat kami sangat bangga, sungguh luar biasa ia bisa mencapainya dengan segalanya yang terjadi. Yang kami inginkan hanyalah Eddison memiliki kehidupan yang normal," pungkasnya.

(frp/up)