Sabtu, 20 Apr 2019 08:20 WIB

Lagi! Gara-gara Kebiasaan Menghentak Leher, Wanita Ini Lumpuh Sebagian

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kerusakan pembuluh darah akibat menghentak leher memicu kelumpuhan para seorang perawat di Inggris (Foto: iStock) Kerusakan pembuluh darah akibat menghentak leher memicu kelumpuhan para seorang perawat di Inggris (Foto: iStock)
Jakarta - Membunyikan persendian banyak disebut sebagai kebiasaan yang tidak baik, apalagi di sekitar leher. Namun begitu tetap banyak yang melakukannya, bahkan setelah berbagai laporan terkait dampak buruknya.

Kali ini menimpa seorang perawat di London, Natalie Kunicki (23). Perepuan asal Australia ini tengah menonton film di tempat tidurnya saat ia merasa lehernya mulai pegal-pegal.

Seperti yang biasa dilakukan, ia melakukan peregangan. Untuk meredakan pegal di leher, sebuah gerakan menghentak ia lakukan hingga menghasilkan suara 'krek!'

Tidak ada pikiran apapun hingga 15 menit kemudian ia merasa kaki kirinya tidak bisa digerakkan. Saat berusaha bangkit dari tempat tidur untuk ke kamar mandi, ia kolaps dan jatuh ke lantai.

"Teman saya datang menolong. Dia pikir saya mabuk, tapi saya tahu ada saesuatu yang salah. Saya pikir saya diracun," katanya, dikutip dari The Sun.



Karena tidak kunjung membaik, akhirnya pemeriksaan medis dilakukan. Dokter menemukan ada kerusakan pada arteri vertebral, yakni salah satu pembuluh darah utama di leher. Pembuluh ini pecah dan menyebabkan penggumpalan di otak yang memicu stroke.

Dokter bedah berhasil mengatasi kerusakan pada pembuluh darah dengan stent atau ring. Sayangnya, penggumpalan darah di otaknya belum bisa diatasi. Hingga hampir sebulan dirawat, sebagian tubuh sebelah kirinya kini lumpuh.

"Saya sangat canggung. Saya tidak bisa mengancingkan baju, sulit. Saya bisa merasakan panas dan dingin tapi masih merasa sedikit mati rasa," katanya.

Lagi! Gara-gara Kebiasaan Menghentak Leher, Wanita Ini Lumpuh Sebagian
(up/up)
News Feed