Rabu, 29 Mei 2019 16:41 WIB

Sulit Bernapas, Rupanya Ada Tumor Sebesar Siput di Hidung Wanita Ini

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Mengeluh susah bernapas, tak tahunya ada tumor di hidung (Foto: thinkstock) Mengeluh susah bernapas, tak tahunya ada tumor di hidung (Foto: thinkstock)
Jakarta - Mengeluh sulit bernapas, seorang wanita berusia 21 tahun terkejut saat dokter mengangkat tumor dari lubang hidungnya. Tumor tersebut berukuran sebesar siput, yang diduga komplikasi usai ia terdiagnosis skoliosis pada usia 12 tahun.

"Seumur hidupku, aku selalu mengalami kesulitan bernapas. Dan saat kamu berjuang mendapatkan oksigen bisa jadi pengalaman yang menyedihkan. Aku kerap bangun di tengah malam dengan keram parah di punggungku, tulang iga dan dadaku karena tubuhku selalu berusaha untuk bisa bernapas," tutur Julia Khalil, seorang mahasiswi dari London, dikutip dari Fox News.

Saat ia memeriksakan ke dokter, ditemukan bagian turbinate-nya membengkak. Turbinate merupakan struktur dalam hidung yang normalnya berukuran kecil berfungsi untuk membersihkan dan melembabkan udara yang melewati lubang hidung ke paru-paru.



Menurut Stanford Health Care, turbinate terbuat dari struktur tulang yang dilingkupi oleh jaringan vaskular dan membran berlendir di luar. Turbinate bisa membengkak atau radang karena alergi, iritasi atau infeksi, dan terasa adanya penyumbatan di hidung. Dalam kasus Julia, bagian turbinate inilah yang diangkat.

Julia menyebut sejak tumor itu diangkat, ia lebih mudah untuk bernapas. Kualitas tidurnya juga membaik dan ia sanggup untuk berolahraga lari yang jadi favoritnya tanpa takut kehabisan napas.

Ia juga mengaku bahwa prosedur tersebut telah meningkatkan kualitas hidupnya juga. Dulu Julia sering mendapat tatapan sinis atau komentar pedas saat belajar di area tenang karena ia cukup 'ramai' karena kesulitan bernapas.

"Kini saat aku berada di ruang tenang, aku bukanlah yang ditatap semua orang lagi. Aku bukan orang menjengkelkan yang suara napasnya mengganggu. AKu tak perlu menghindari ruangan sepi dan aku bisa belajar di perpustakaan. Hal ini sangat mengubah hidupku," tandasnya.

(frp/up)
News Feed