Sabtu, 08 Jun 2019 19:07 WIB

Kisah Pilu Ibu yang Kehilangan 3 Putranya Karena Kanker yang Sama

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi kanker hati. Foto: iStock Ilustrasi kanker hati. Foto: iStock
Jakarta - Tak pernah terbayangkan oleh Lorelei Go, seorang ibu tunggal akan kehilangan tiga putranya karena penyakit yang sama. Tetapi itu lah yang dirasakan oleh Lorelei yang kini harus tinggal sendiri.

Bermula pada tahun 2014, anak sulungnya Rowden meninggal karena sirosis hati yang menyebabkan kanker hati. Itu jelas membuat Lorelei sangat terpukul atas kepergian putra pertamanya.

Kematian Rowden juga menyentuh hati banyak orang karena meninggal tepat setelah 10 jam menikahi wanita yang dicintainya. Bahkan Rowden menikah di atas ranjang rumah sakit.

16 belas bulan kemudian, putra keduanya Hasset juga kalah setelah berjuang mengalahkan penyakit yang sama. Hasset merupakan seorang koki terkenal yang juga membuat banyak orang merasa kehilangan.

Lorelei pun hanya memiliki putra ketiganya, yaitu Hisyam. Namun tak lama kemudian Hisyam juga didiagnosis kanker hati. Pada saat itu, sirosis yang dialami Hisyam masih dalam tahap awal di mana ia masih bisa melakukan pencegahan menjadi lebih parah, yaitu dengan diet ketat dan mencoba pengobatan alternatif.



Sayangnya, dokter mengatakan bahwa kanker hati Hisyam sudah mencapai stadium 4 dan tidak bisa ditangani dengan cara operasi. Jelas kondisi ini membuat Hisyam dan juga Lorelei putus asa.

Pada 1 November 2017, Lorelei dan Hisyam kembali ke Filipina dan menjalani perawatan di rumah mereka. Lorelei mengaku masih tetap positif dan terus berdoa untuk kesembuhan Hisyam.

"Saya sudah kehilangan dua putra saya dan saya tidak bisa membayangkan hidup tanpa Hisyam. Jika Tuhan mendengar doa saya, itu akan menjadi hadiah terindah yang pernah saya terima. Saya takut kehilangan Hisyam. Sangat takut," kata Lorelei dikutip dari en.goodtimes.my.

Sedihnya, Hisyam ahirnya meninggal dunia pada 14 November 2017. Lagi-lagi, Lorelei yakin ini merupakan rencana Tuhan yang paling baik untuk putranya. Ia yakin suatu hari nanti Tuhan akan menyatukan kembali mereka berempat pada waktu yang tepat.

"Setiap kali saya memikirkan di mana mereka sekarang, saya hanya ingat bahwa mereka bahagia sekarang dan mereka tidak lagi kesakitan," tutupnya.




Simak Juga 'Apa Benar Perempuan Rentan Terserang Kanker daripada Laki-laki?':

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/kna)
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya