Jumat, 12 Jul 2019 13:45 WIB

Berhasil Kalahkan Kelainan Sumsum Tulang, Bocah 11 Tahun Harus Lawan Kanker

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi bocah 11 tahun sembuh dari kelainan sumsum tulang dan didiagnosis kanker tulang. Foto: Thinkstock Ilustrasi bocah 11 tahun sembuh dari kelainan sumsum tulang dan didiagnosis kanker tulang. Foto: Thinkstock
Jakarta - Seorang gadis berusia 11 tahun dari Texas harus merasakan pahitnya hidup karena harus berhadapan dengan penyakit-penyakit mematikan. Hallie Barnard dilahirkan dengan Diamond-Blackfan Anemia (DBA), yaitu kelainan sumsum tulang belakang di mana tidak menghasilkan cukup sel darah merah.

Penyakit ini membuat tubuh kekurangan oksigen karena masalah sel darah merah yang kurang diproduksi. Menurut Stanford Children's Health, di Amerika dan Kanada hanya ada 30 kasus DBA setiap tahun.

Perawatannya adalah dengan obat kortikosteroid, yaitu untuk membuat sumsum tulang menghasilkan lebih banyak sel darah merah, serta transfusi darah untuk menggantikan sel darah.

Satu-satunya jalan untuk menyembuhkan penyakit ini adalah transplantasi sumsum tulang. Sayangnya, Hallie kesulitan menemukan donor yang cocok untuk dirinya.

Sampai akhirnya keluarga Hallie menciptakan komunitas penggalangan dana bernama Hallie Heroes untuk mengumpulkan uang demi penelitian dan memudahkannya menemukan donor yang cocok untuk Hallie.



Sembilang tahun berkelana, Hallie akhirnya mendapatkan donor dan menjalani transplantasi sumsum tulang pada November 2018. Hallie dan keluarganya sangat bahagia karena selesai sudah perjuangannya dengan kelainan itu.

Sayangnya, dua bulan berikutnya Hallie mengalami kesulitan berjalan. Dan pada Maret 2019, ditemukan benjolan di kaki kiri Hallie. Tes menunjukkan itu adalah tumor dan Hallie didiagnosis osteosarkoma, sejenis kanker tulang.

"Aku merasa seperti kita mulai dari awal lagi. Itu lebih buruk daripada diagnosis awalnya," ujar ibu Hallie, Elyse Barnard dikutip dari Daily Mail.

Dokter mulai menerapkan kemoterapi pada Hallie. Namun Hallie bisa saja mengalai risiko patah tulang jika ia melakukan aktivitas fisik. Maka dari itu, kaki kiri Hallie harus diamputasi.

"Dia (Hallie -red) memberi tahu dokter, 'potong saja'. Ada bagian dari dirinya yang berduka, tetapi dia lebih kuat dari siapapun," tandas Elyse.



Simak Video "Kenali Metastasis dan Proteksi Dini Tumor Ganas"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)