Samantha bercerita kalau ia awalnya merasa sedikit nyeri pada dada di bagian kiri ketika memakai baju pelindung. Hal ini sempat dikira karena baju pelindung terlalu ketat, tapi setelah dicek lebih teliti Samantha menemukan ada bagian payudaranya tampak melekuk.
Akhirnya setelah bertanya ke sana-sini Samantha memutuskan untuk mengecek ke dokter, menjalani pemeriksaan MRI dan biopsi di rumah sakit. Ia pun didiagnosis memiliki kanker payudara stadium awal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya hanya bisa terkejut... Saya lebih sedih karena ibu saya yang ikut menemani harus mendengar kalau putri 33 tahunnya terkena kanker," ujar Samantha seperti dikutip dari BBC, Sabtu (13/7/2019).
Samantha menceritakan kisahnya di media sosial Twitter dengan harapan agar bisa jadi pengingat kalau kanker payudara bisa menyerang siapa saja. Ia mengaku mendapat banyak dukungan dari netizen.
Sekarang Samantha sedang menunggu pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah kankernya sudah berhasil dihilangkan atau masih tersisa.
"Sejujurnya saya bisa mendapat diagnosis secepat ini berkat fakta saya harus memakai baju pelindung. Tanpa baju itu, tidak tahu butuh berapa lama sampai saya sadar tanda-tanda kanker," pungkas Samantha.
(fds/frp)











































