Senin, 15 Jul 2019 09:49 WIB

Kisah Heroik Pemuda Biarkan Tubuhnya Terbakar Demi Selamatkan Ponakan

Firdaus Anwar - detikHealth
Derrick mengaku akan melakukannya lagi bila hal yang sama terulang. (Foto: HLN/CNN) Derrick mengaku akan melakukannya lagi bila hal yang sama terulang. (Foto: HLN/CNN)
Jakarta - Derrick Byrd (20) disebut-sebut sebagai paman super ketika kisahnya menghadapi kebakaran rumah yang menimpa keluarga sang kakak menyebar. Demi mengeluarkan tiga ponakan yang terjebak di dalam rumah, Derrick rela membiarkan tubuhnya terbakar parah.

Kejadian bermula ketika api mulai menyebar di rumah keluarga sang kakak daerah Washington, Amerika Serikat, pada Kamis (15/7/2019) pagi. Derrick yang kebetulan di situ menyadari kalau kakak dan tiga ponakannya terjebak di lantai dua rumah.

Derrick awalnya menembus api berusaha keluar rumah untuk menangkap dua ponakan laki-lakinya yang paling muda, Junior (6) dan Rory (4). Keduanya berhasil keluar dengan nekat melompat dari jendela rumah.


Sementara itu ponakan yang paling tua, Mercedes (8), ragu dan semakin ketakutan ketika melihat ibunya gagal melompat lalu jatuh.

"Dia (Mercedes -red) berteriak memanggil-manggil nama saya. Jadi saya tidak akan diam saja membiarkan ponakan saya mati. Saya tidak peduli langsung lari naik ke tangga menembus api. Saya bisa merasakan tubuh saya terbakar," ungkap Derrick dalam wawancara seperti dikutip dari CNN, Senin (15/7/2019).

Setelah menemukan Mercedes, Derrick langsung melepas bajunya untuk menutupi wajah sang ponakan agar tidak menghirup asap beracun. Ia lalu kembali lari keluar telanjang dada sambil membawa dan melindungi Mercedes dari api.

Di luar setelah bantuan tiba Derrick langsung dibawa ke rumah sakit dengan helikopter. Dirinya mengalami luka bakar derajat IV yang paling parah karena kerusakan sampai ke tulang dan saraf.

"Saya tidak peduli, lebih baik saya yang terbakar. Dia (Mercedes) masih terlalu muda, masih banyak hal menanti dirinya. Dia anak yang baik," kata Derrick sambil terbaring di rumah sakit Harborview Medical Center dengan wajah, leher, tangan, dan punggung diperban.



Simak Video "Belajar Pantang Menyerah dari Tiffany, Gadis dengan Autisme"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)