Dengan kondisi tubuh yang lemas Runi dilarikan ke Rumah Sakit Rampurhat Government Medical College. Di sana pemeriksaan menunjukkan ada benda terbuat dari metal di perut Runi.
"Pasien tampak lemah dan kurus pada saat dia masuk rumah sakit. Kondisinya sangat kritis sampai-sampai dia membutuhkan setidaknya lima botol darah," kata Kepala Departemen Bedah Rumah Sakit dr Siddhartha Biswas seperti dikutip dari The Sun, Jumat (26/7/2019).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau kami operasi lebih cepat, dia tidak akan bisa bertahan," ungkap dr Siddhartha.
Setelah operasi berjalan satu jam para tim dokter kaget menemukan ada sekitar 1,5 kilogram perhiasan di perut Runi. Lebih rincinya ada 69 rantai, 80 anting, 90 koin, 11 cincin hidung, delapan liontin, empat kunci, jarum jam, dua koin perak, dan 5 gelang kaki.
Sebagian besar perhiasan tersebut terbuat dari tembaga dan kuningan, tapi ada juga yang berbahan emas.
Kondisi di mana orang-orang menelan benda yang tak lazim dalam dunia medis diketahui bernama pica. Penyebabnya hingga kini masih belum diketahui dengan jelas, tapi beberapa peneliti menduga kurangnya zat besi dan anemia memicu pola makan tersebut.
Penderita pica biasanya sering makan tanah, pasir, daun, batu, kapur, puntung rokok, lampu, pensil, besi, es, cat, tanah liat, bulu binatang, lumpur bahkan kotoran binatang.
(fds/up)











































