Selasa, 10 Sep 2019 23:00 WIB

True Story

Minum Alkohol Sepanjang Malam dan Tahan Kencing, Kandung Kemih Remaja Meledak

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Menahan kencing bisa jadi berbahaya. Foto: ilustrasi/thinkstock Menahan kencing bisa jadi berbahaya. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Sadar atau tidak, sebagian besar dari kita pernah menahan buang air kecil. Entah itu karena belum menemukan toilet atau terhalang oleh hal penting sehingga harus menunda kencing.

Mungkin kalau hanya beberapa menit tak menjadi masalah namun jika dilakukan terlalu lama, kebiasaan ini akan menyebabkan beragam masalah seperti infeksi saluran kemih bahkan batu ginjal.

Seorang remaja di Tiongkok yang akhirnya mengalami kejadian mengerikan karena menahan buang air kecil. Diceritakan oleh China Press, remaja tersebut kala itu sedang minum-minum bersama rekannya dan menolak beranjak karena pembicaraan mereka sangat seru.


"Selang beberapa waktu, ia merasakan keinginan untuk kencing yang akhirnya ia tahan selama berjam-jam. Sayangnya, setelah malam itu, remaja berusia 25 tahun bernama Li Hua merasakan sakit perut yang amat sangat dan tidak bisa buang air kecil meski ia sangat menginginkannya," demikian dilaporkan situs tersebut.

Akhirnya ia mengunjungi dokter dan pemeriksaan menyebut ia mengidap pemecahan kandung kemih yang mengarah ke pendarahan dan peritonitis. Secara sederhana, kandung kemihnya meledak.

Akibat dari kebiasaan buruknya itu, Li Hua harus menjalani operasi darurat untuk mengalirkan urine yang telah mengisi perutnya dan melakukan prosedur invasif untuk memperbaiki kandung kemihnya yang pecah.

Pecah kandung kemih adalah kondisi yang sangat jarang dan hanya dialami ketika kandung kemih terisi melebihi kapasitasnya dan dindingnya menjadi tipis. Trauma juga dapat menjadi penyebab pecah kandung kemih.



Simak Video "Ini Bedanya Infeksi Saluran Kemih dengan Anyang-anyangan"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)