Rabu, 16 Okt 2019 10:20 WIB

Selalu Tersiksa Saat Menstruasi, Wanita Ini Punya 2 Vagina dan 2 Rahim

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi nyeri haid. (Foto: iStock) Ilustrasi nyeri haid. (Foto: iStock)
Jakarta - Rasa sakit yang menyerang saat datang bulan atau menstruasi sudah menjadi hal wajar bagi setiap wanita. Namun bagi Molly-Rose Taylor (19), rasa sakit saat menstruasinya sungguh menyiksa.

Wanita asal Kent, Inggris ini mengeluhkan kram yang tak tertahankan dan sering pingsan. Ia juga mengaku bahwa tampon yang digunakannya pun tidak bisa membendung darah yang mengalir dari vaginanya.

"Saya sudah menggunakan alat kontrasepsi sejak berusia 12 tahun untuk mencoba dan mengurangi aliran darah yang begitu berat dan membuat saya mudah pingsan," kata Taylor dikutip dari DailyMail.

Perdarahan juga keputihan yang dialami Taylor tidak normal. Sehingga dokter pun menyarankannya melakukan pemeriksaan penyakit menular seksual. Namun hasilnya pun negatif.


Pada 2017, ia melakukan pemeriksaan vagina dan dokter mendiagnosisnya dengan uterus didelphys, yaitu kondisi langka di mana jumlah organ reproduksi, mulai dari vagina, rahim, dan leher rahim berjumlah dua.

Dua vaginanya dipisahkan oleh jaringan pembagi yang disebut dengan septum longitudinal. Pada Agustus 2017, Taylor pun menjalani prosedur operasi untuk mengangkat septum longitudinal tersebut.

Dikutip dari Mayo Clinic, kondisi yang dialami Taylor memengaruhi 1 dari 3.000 wanita yang memiliki peluang untuk hamil lebih besar, namun risiko kegugurannya pun sebanding.

"Meskipun saya mungkin menghadapi beberapa komplikasi ketika saya siap untuk memulai sebuah keluarga karena ada kemungkinan besar keguguran, setidaknya saya sekarang dapat merencanakan ke depan karena saya sadar," ungkap Taylor.





Simak Video "NGOBS KUY! Ciri-ciri Cewek PMS"
[Gambas:Video 20detik]
(wdw/up)