Selasa, 26 Nov 2019 19:00 WIB

True Story

Secuil Tengkorak 'Hilang' dari Kepala Wanita Ini Usai Kecelakaan

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi operasi. Foto: thinkstock Ilustrasi operasi. Foto: thinkstock
Jakarta - Usai tertabrak mobil, sebagian kecil tengkorak kepala seorang wanita berusia 22 tahun harus 'dihilangkan'. Wanita bernama Steph Blake ini tertabrak saat hendak menyeberang jalan pada Juni 2018.

"Aku ingat mobil-mobil semua berhenti dan jalannya kosong, lalu aku ingat ada mobil yang menabrak pinggang kiriku. Aku juga masih bisa mengingat terkapar di tanah dan sepertinya ada orang-orang yang menolong. Setelah itu, semuanya kosong. Hal selanjutnya yang kuingat adalah terbangun di rumah sakit dan melihat ayahku," tuturnya, dikutip dari Fox News.

Tabrakan tersebut melemparnya ke udara dan saat ia terjatuh ke tanah, kepalanya mengalami cedera traumatik otak. Mayo Clinic mendeskripsikan kondisi ini biasanya disebabkan oleh ledakan keras atau pukulan ke kepala atau tubuh.


Steph langsung dilarikan ke rumah sakit dan mengalami koma selama 19 hari. Ia juga menjalani operasi untuk menyingkirkan sebagian kecil tengkorak di bagian depan kepalanya untuk mengurangi bengkak dan tekanan ke otaknya.

Tengkoraknya kemudian ditempelkan kembali menggunakan piringan titanium dan mur. Selain itu ia juga menjalani dua operasi lainnya.

Meski ia pulih dengan baik, ia masih sering mengalami kehilangan ingatan, masalah konsentrasi, dan kelelahan. Hal ini juga menyebabkannya kehilangan pekerjaan sebagai seorang pramugari di sebuah maskapai, klaimnya.

"Tahun kemarin menjadi masa-masa tersulit di hidupku dan kejadian ini telah berdampak di beberapa aspek. Aku sangat sedih aku tak bisa mengambil pekerjaan sebagai kru kabin dan sulit untuk berpikir bahwa hal-hal kini bisa menjadi lebih berbeda," ujar Steph.

Walaupun begitu, ia tetap bersyukur masih hidup. Ia menyebut ia beruntung, dan bertekad untuk memperbaiki masa depan dan kehidupannya. "Tak ada yang bisa mengganti apa yang sudah terjadi, aku lebih ingin menyemangati orang-orang lain," pungkasnya.



Simak Video "Ini Dampak Konstipasi BAB pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)