Selasa, 14 Jan 2020 13:52 WIB

Bertubuh Sehat, Wanita Ini Malah Alami Serangan Jantung 3 Kali

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi serangan jantung pada wanita. Foto: Thinkstock
Jakarta - Dua tahun lalu, Rose Murphy (32) asal Inggris tetiba mengalami serangan jantung saat berada di pusat kebugaran. Ia mengalami apa yang disebut diseksi arteri koroner spontan atau SCAD dan hanya memiliki 10 persen harapan hidup.

SCAD didiagnosis saat terjadi robekan di tiga lapisan arteri, sehingga membuat darah menembus lapisan terdalam dan terjebak hingga membengkak ke dalam, demikian menurut American Heart Association (AHA). Penyebabnya belum jelas, namun SCAD seringkali menyerang wanita sehat yang punya sedikit atau tidak sama sekali faktor risiko penyakit jantung.

Sama seperti kasus Rose, yang sangat bugar dan aktif. "Aku orang yang sehat dan sangat fokus pada kebugaran sehingga merupakan syok yang luar biasa mengalami serangan jantung di usia 30," tuturnya, dikutip dari Fox News.


Biasanya pasien tidak didiagnosis SCAD sampai mereka mengalami serangan jantung, yang menyebabkan nyeri atau tekanan di dada, sulit bernapas, keringatan, dan pusing. Rose menyebut gejala yang ia alami seperti ditusuk di dada, yang sempat ia kira sebagai serangan asma karena terlalu keras berolahraga di gym.

Ketika itu ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan terdiagnosis SCAD, dan kemudian mengalami serangan jantung keduanya, dua hari setelah ia pulang dari rumah sakit. Ia kembali lagi dan tepat sebelum dokter dapat menanganinya dengan baik ia mengalami serangan jantung ketiga.

"Aku tak tahu apa yang terjadi. Aku tak pernah merasakan sakit seperti ini," kata Rose, yang kembali selamat setelah divonis takkan lama lagi hidup, kini berolahraga jalan 15 menit tiap hari.

Menurut Dr Kathy Magliato, ahli bedah cardiothoracic 80 persen pasien SCAD adalah orang yang masih muda, sehat, dan aktif. Secara umum pengobatannya memfokuskan pada pendekatan konservatif yang memantau kontrol tekanan darah, karena memasang ring jantung bisa menyebabkn risiko tinggi komplikasi.



Simak Video "Mengenal Gejala GERD yang Dikaitkan dengan Serangan Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)