Senin, 09 Mar 2020 05:50 WIB

Sedih! Pengidap Penyakit Langka Ini Susah Cari Tisu Gara-gara Panic Buying

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi tisu basah Kelangkaan tisu terjadi di sejumlah negara karena panic buying menghadapi ancaman virus corona COVID-19 (Foto: Istock)
Jakarta -

Panic buying imbas ancaman virus corona COVID-19 terjadi di mana-mana, termasuk di Syndey Australia. Toko-toko kehabisan stok barang sehari-hari, termasuk tisu.

Kondisi ini berdampak serius bagi Peter Exford, seorang pengidap Cystic Fibrosis. Ia mengidap kondisi langka yang membuat paru-parunya dipenuhi lendir pekat sehingga susah bernapas.

Untuk mengatasi kondisinya, ia mengonsumsi obat untuk mengencerkan lendir pernapasan. Efeknya, ia harus sering buang ingus dan dahak, dan karenanya ia sangat bergantung pada ketersediaan tisu.

Kelangkaan tisu akibat panik buying membuatnya sulit memenuhi kebutuhan tersebut. Sampai-sampai, ia memasang pengumuman di pintu apartemennya, mengetuk hati tetangganya untuk berbagai tisu, dan akan ditukarnya dengan segulung tisu toilet.

"Saya tidak bisa mendapatkan tisu di mana-mana di supermarket, saya mengidap cystic fibrosis dan membutuhkannya setiap hari," tulisnya, dalam foto yang diunggahnya juga di Twitter.



Sejak memasang pengumuman tersebut, ia banyak mendapat bantuan tak terduga. Seorang wanita disebutnya datang mengetuk pintu dan membawakan sebungkus tisu.

"Anaknya juga mengidap cystic fibrosis sehingga dia paham," tuturnya.



Simak Video "Inilah Sumber Penularan Virus Covid-19 ke Kelompok Rentan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)