Senin, 06 Apr 2020 15:30 WIB

'Selamat' dari Wabah Flu Spanyol, Wanita 104 Tahun Ini Juga Sembuh dari Corona

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pasien virus Corona menembus angka sejuta orang per Jumat (3/4). AS, Italia, Spanyol, China dan Jerman menduduki peringkat teratas pasien Covid-19 terbanyak. Beberapa lansia dinyatakan sembuh dari virus corona. (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Seorang lansia asal Italia yang pernah 'selamat' dari pandemi Flu Spanyol 100 tahun yang lalu telah menjadi orang tertua di dunia yang juga berhasil sembuh dari virus corona. Dokter menyebut pemulihan Ada Zanusso yang berusia 104 tahun dari virus corona sebagai 'harapan baik' di seluruh dunia.

Sebelumnya, Ada jatuh sakit pada 17 Maret, mengidap demam dan kesulitan bernapas sebelum akhirnya didiagnosis secara resmi mengidap COVID-19. Ibu dari empat anak itu tinggal di panti jompo Biella, Italia Utara, wilayah dengan angka kematian virus corona sebanyak 20 orang.

"Dia sudah bangun dan tidak berbaring lagi di tempat tidur. Dia tidak kehilangan kecerdasannya," kata dokter yang merawatnya, Carla Furno Marchese, dikutip dari The Sun.

"Kesembuhannya adalah sukacita besar bagi kami dan tanda harapan baik, bagi semua yang menderita di hari-hari yang sulit ini," sambungnya.

Sekitar tahun 1918-1920, Flu Spanyol juga mewabah di seluruh dunia dan Ada kecil telah berhasil 'selamat' dari pandemi yang menewaskan sekitar 50 juta orang diseluruh dunia dan menginfeksi hampir sepertiga populasi dunia atau sekitar 500 juta orang.

Sementara itu, dua pasien wanita, masing-masing berusia satu tahun lebih muda daripada Ada juga berhasil sembuh dari virus corona. Mereka adalah Zhang Guangfen dari Wuhan dan satu orang wanita Iran yang tidak disebutkan namanya.



Simak Video "Mari Lakukan Protokol Kesehatan untuk Membantu Sesama"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)