Senin, 04 Mei 2020 09:41 WIB

Kisah Selebgram Falla Adinda Jadi Relawan Medis Corona di Wisma Atlet

Ayunda Septiani - detikHealth
dr falla adinda relawan virus corona di wisma atlet dr Falla Adinda berbagi kisah menjadi relawan medis untuk Corona di Wisma Atlet (Foto: Instagram/adindafalla)
Jakarta -

Sejak Wisma Atlet Kemayoran dijadikan Rumah Sakit Darurat (RSD) untuk pasien yang terinfeksi virus Corona COVID-19 di Jakarta, banyak kisah yang dibagikan petugas medis mengenai pengalaman mereka selama bertugas di sana.

Salah satunya adalah dr Falla Adinda, seorang dokter dan influencer di sosial media Twitter maupun Instagram. Diketahui, selama satu bulan, dr Falla akan menjadi relawan medis untuk penanganan pasien virus Corona di RSD Wisma Atlet.

Saat dihubungi detikcom, Minggu (3/5/2020) dr Falla membagikan ceritanya selama menjadi relawan di Wisma Atlet, ia bergabung sebagai relawan medis pada Selasa (21/4/2020) lalu.

dr Falla menceritakan bagaimana ia bisa menjadi relawan untuk bisa ditempatkan di Wisma Atlet. Dengan langkah awal mendaftar terlebih dahulu ke instansi para petugas masing-masing.

"Dokter dan nakes yang masuk sini, adalah orang-orang dari Polri, TNI, dan juga relawan medis. Karena relawan ini mendaftar ke instansinya mereka masing-masing untuk bisa ditempatkan di Wisma Atlet," ujar dr Falla, saat dihubungi detikcom, Minggu (3/5/2020).

Ia pun menjelaskan sistem kerja untuk di Wisma Atlet adalah selama 1 bulan, dan tidak diizinkan untuk pulang selama bertugas, karena Wisma Atlet termasuk kepada wilayah red zone.

Falla mengatakan untuk jam kerja di Wisma Atlet terbagi atas 3 kali shift dalam sehari. Mulai dari pukul 02.30 untuk shift pertama, dan shift terakhir berakhir pula pada pukul 02.30 WIB.

[Gambas:Instagram]



"Jam kerja kalau untuk nakes terbagi 3 shift, yang pertama jam 02.30 pagi sampai 11.30 siang. Lalu shift ke dua jam 11.30 sampai 7 malam. Dan shift ke tiga jam 7 malam sampai 02.30," kata Falla.

"Itu kan jam kerjanya, untuk bisa melepas dan memasangkan APD (alat pelindung diri) sendiri kira-kira dibutuhkan waktu 1 jam. Jadi bagi yang puasa at least mereka baru bisa berbuka jam 8 malam," tambahnya.

Setelah 1 bulan menjalani tugas dari Wisma Atlet, dr Falla menjelaskan bahwa akan dites virus Corona untuk para relawan sebelum dikembalikan ke rumah.

"Kami akan melakukan pengecekan baik itu rapid tes atau swab tes, jika hasilnya negatif baru kita bisa kembali ke rumah. Ketika sudah dipulangkan dari wisma atlet, kami akan mendapatkan keterangan surat sehat dari sini," tambahnya.

Meskipun dirinya sibuk dengan aktivitas di Wisma Atlet, ia pun tidak lupa untuk olahraga. Olahraga yang ia lakukan bisa berbagai macam, karena selama di Wisma Atlet, ada para TNI yang menjadi support system mereka untuk berolahraga.

"Di sini karena support sistemnya ada TNI dan polri, jadi para nakes mau nggak mau harus ikutan olahraga juga, untuk olahraganya banyak, bisa olahraga di rooftop juga," ujarnya.

Selain itu, dr Falla juga menghimbau untuk tenaga medis lainnya untuk selalu jaga kesehatan dan memperhatikan cara pemakaian APD selama bertugas.

"Jaga diri, cara pemakaian APD diperhatikan. Karena kita sebagai salah satu yang bekerja dengan peranan cukup penting, kalo bisa jangan sampai sakit," pungkasnya.



Simak Video "31 Ribu Orang Daftar Jadi Relawan Corona, Ini Daftar Tugasnya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)