Minggu, 10 Mei 2020 20:20 WIB

Wuhan Laporkan Kasus Pertama Setelah Sebulan Lebih Bebas Corona

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Apakah Virus Corona Berasal dari Laboratorium di Wuhan? Wuhan laporkan kasus pertama usai sebulan lebih bebas Corona. (Foto ilustrasi: DW (News)
Jakarta -

Wuhan sebelumnya menyatakan bebas Corona usai melaporkan pasien Corona terakhir dalam kondisi parah sembuh dan sudah dipulangkan. Hal ini dilaporkan secara resmi oleh juru bicara Komisi Kesehatan setempat.

"Dengan upaya bersama Wuhan dan bantuan medis nasional yang diberikan kepada provinsi Hubei, semua kasus COVID-19 di Wuhan diselesaikan pada 26 April," kata Mi Feng, juru bicara Komisi Kesehatan Nasional mengatakan pada Minggu sore akhir April lalu.

Namun kemarin, Komisi Kesehatan Nasional China melaporkan adanya penambahan 14 kasus virus Corona baru yang dikonfirmasi pada 9 Mei. Penambahan kasus tersebut menjadi jumlah tertinggi sejak 28 April lalu, termasuk adanya kasus pertama Corona yang dilaporkan di Wuhan usai lebih dari sebulan virus Corona tidak terdeteksi di Wuhan.

Menurut komisi kesehatan setempat, laporan kasus menjadi kasus baru pertama Corona sejak 3 April lalu di Wuhan tidak menunjukkan gejala virus Corona COVID-19. Meski begitu tidak ada kasus kematian baru yang dilaporkan.

Sementara China telah secara resmi menetapkan semua wilayah negara itu sebagai risiko rendah Kamis lalu, kasus-kasus baru menurut data yang diterbitkan pada hari Minggu menunjukkan adanya lompatan dari kasus tunggal yang dilaporkan di hari sebelumnya. Jumlah itu berasal dari 11 orang di kota Shulan di provinsi Jilin timur laut.

Selain dari cluster Shulan dan kasus Wuhan, dua kasus baru yang dikonfirmasi adalah kasus Corona impor. Dikatakan pula, kasus asimptomatik yang baru ditemukan mencapai 20, tertinggi sejak 1 Mei dan naik dari 15 hari sebelumnya.



Simak Video "Mengenal Fasilitas Khusus di Ruang Isolasi Pasien Corona COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)