Selasa, 07 Jul 2020 20:40 WIB

Luka Dijilat Kucing Peliharaan, Wanita Ini Infeksi Lalu Meninggal

Ayunda Septiani - detikHealth
Ilustrasi seekor kucing Ilustrasi kucing (Foto: Thinkstock)
Jakarta -

Air liur kucing kerap dianggap sebagai hal yang sepele. Namun apa yang dialami seorang wanita asal Australia akan membuat banyak orang mempertimbangkan lagi anggapan tersebut.

Seorang nenek berusia 80 tahun meninggal, hanya karena cakaran kucing peliharaan. Nyawanya tak tertolong meski sempat dirawat di Rumah Sakit Box Hill Melbourne.

Dikutip dari laman Herald Sun, nenek tersebut dicakar peliharaannya bernama Minty. Kucing itu kemudian menjilati lukanya.

Keluarga sang nenek menemukan dirinya sudah terbaring tak sadarkan diri. Nenek diduga terinfeksi bakteri meningitis hingga membuatnya koma selama sembilan hari.

Setelah sepekan mendapat perawatan intensif di rumah sakit, nyawa nenek itu pada akhirnya tidak tertolong.

Lindsay Grayson, direktur penyakit menular di Austin Health Melbourne, memperingatkan tentang bahaya terinfeksi bakteri mematikan dari hewan peliharaan yang menjilati luka yang terbuka.

"Ini adalah masalah besar dan semakin muncul sekarang sebagai penyebab tidak dikenalnya infeksi katup jantung, yang jelas berakibat fatal jika tidak diobati," kata Grayson.

Menurut Grayson, cakaran dan gigitan hewan peliharaan seperti kucing tak boleh dianggap remeh. Orang-orang harus segera memeriksakan kondisinya ke dokter.

"Sangat penting bahwa jika kucing menggigit atau mencakar Anda, Anda harus mengatakannya kepada dokter," pungkas Grayson.



Simak Video "Jawaban Dokter soal Tingkat Akurat Rapid Test Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)