Jumat, 08 Jan 2021 18:01 WIB

Kisah Pilu Perawat Meninggal karena Corona Usai Operasi Caesar

Ayunda Septiani - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Seorang perawat berusia 30 tahun di Amerika Serikat meninggal dunia pada 3 Januari lalu karena komplikasi dari virus Corona COVID-19. Perawat bernama Ashley Gomez meninggal beberapa hari usai operasi caesar dan sebelumnya terinfeksi COVID-19.

Dikutip dari laman Business Insider, Gomez yang tinggal di Northridge, California, bekerja sebagai perawat yang merawat pasien COVID-19 pada trimester ketiga kehamilannya.

Suami Ashley, Wilbur Gomez, mengatakan bahwa istrinya mulai mengalami sesak napas yang kemudian menyebabkan batuk dan meningkat menjadi demam dalam waktu seminggu.

Ashley kemudian dirawat di rumah sakit pada 1 Januari 2021 karena sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) terkait COVID-19 yang bisa berakibat fatal.

Dia kemudian melakukan operasi caesar darurat pada hari berikutnya untuk mempermudah pernapasan. Sayangnya anak keenamnya yang baru lahir juga telah terpapar virus COVID-19.

"Dia hanya melihat fotonya, jadi dia tidak mendapat kesempatan untuk memeluknya, menciumnya atau apapun," kata Wilbur kepada ABC7.

Keesokan harinya, Ashley menggunakan ventilator untuk membantu bernapas, tetapi Ashley meninggal beberapa jam kemudian.

"Kami patah hati untuk mengatakan ini, Ashley kami yang cantik kalah dalam pertarungannya. Hancur adalah pernyataan yang meremehkan," tulis GoFundMe.

Menurut American College of Obstetricians and Gynecologists, wanita hamil memang memiliki risiko komplikasi parah yang lebih tinggi akibat virus Corona dan harus dianggap sebagai populasi berisiko untuk COVID-19.



Simak Video "Begini Cara Aman Menyusui Bayi dari Ibu yang Positif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)