Senin, 17 Mei 2021 14:01 WIB

Sering Merasa Mulas, Wanita Ini Ternyata Idap Kanker Usus

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
woman with colorectal cancer concept on the pink backgorund Sering mulas, seorang wanita ternyata mengidap kanker usus. (Foto ilustrasi: Istock)
Jakarta -

Selama setahun, seorang wanita asal Dundonald, Irlandia Utara, harus bolak-balik rumah sakit karena merasakan mulas di perutnya selama satu tahun. Tetapi, ternyata itu bukan mulas yang disebabkan refluks asam yang didiagnosis dokter sebelumnya.

Setelah diperiksa, wanita bernama Pauline Worthington didiagnosis menderita kanker usus. Ia tak menyangka karena selama ini tidak pernah merasakan gejala-gejala dari penyakit tersebut.

"Saya tidak memiliki gejala umum kanker usus sebelumnya. Saya mengalami refluks asam di mana itu seperti rasa mulas di perut karena makan yang tidak teratur," jelas Pauline yang dikutip dari The Sun, Senin (17/5/2021).

"Saya diberi tablet untuk mengetahui gejala-gejalanya ketika saya pergi ke dokter umum, tetapi keadaan semakin memburuk sampai saya mulai melihat ada darah pada feses saya," lanjutnya.

Saat pertama kali pergi ke rumah sakit, dokter umum yang memeriksanya mengatakan wanita berusia 42 tahun tersebut mungkin mengalami wasir. Namun, mereka tidak memeriksa lebih detail untuk memastikannya.

Setelah melihat darah pada fesesnya, Pauline langsung meminta rujukan untuk menemui spesialis di Klinik Independen Ulster.

"Sejumlah tes dilakukan dalam beberapa minggu, salah satunya adalah kolonoskopi yang menunjukkan adanya pertumbuhan (kanker) di usus saya dan mengarah pada operasi pertama saya pada Desember 2019, di mana saya menjalani reseksi usus," kata Pauline.

Namun, setelah didiagnosis mengidap kanker, ibu dua anak itu diberi tahu bahwa kankernya sudah menyebar. Pauline khawatir karena selama ini ia tidak menanggapi penyakitnya dengan serius. Ia pun dirawat di Klinik Bridgewater Rumah Sakit Kota Belfast pada Februari lalu.

Setelah beberapa minggu dirawat, kondisi Pauline mulai membaik. Pada bulan April, tumornya mulai berkurang dan tidak terlihat adanya kekambuhan pada ususnya serta penyusutan di hatinya. Ia juga sempat menjalani reseksi hati untuk menghilangkan bintik-bintik kankernya.

Namun, seminggu setelah operasi, kanker kembali muncul lagi di hati Pauline. Hal ini membuatnya harus memulai program kemoterapi dan menjalani perawatan setiap dua minggu.

"Kanker usus adalah pembunuh terbesar kedua di Inggris. Ini sangat bisa disembuhkan, jika saja (penyakit) itu ditemukan lebih awal," pungkasnya.



Simak Video "Kenali Gejala Dini Kanker Pada Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)