Sabtu, 08 Jan 2022 22:00 WIB

Geger Pria Disuntik 11 Dosis Vaksin COVID-19, Mengaku Badan jadi Lebih Sehat

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
A dose of the Phase 3 Novavax coronavirus vaccine is seen ready for use in the trial at St. Georges University hospital in London Wednesday, Oct. 7, 2020. Novavax Inc. said Thursday Jan. 28, 2021 that its COVID-19 vaccine appears 89% effective based on early findings from a British study and that it also seems to work — though not as well — against new mutated strains of the virus circulating in that country and South Africa. (AP Photo/Alastair Grant) Ilustrasi vaksinasi COVID-19. Foto: AP/Alastair Grant
Jakarta -

Seorang warga India bikin geger usai mengaku telah mendapatkan 11 dosis vaksin COVID-19. Bahkan dua di antaranya dia dapatkan dalam waktu setengah jam.

Setelah ditanya kondisinya, Brahmdeo Mandal mengaku sehat dan tidak ada efek samping apapun meski sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19 sebanyak 11 kali.

Aksinya pensiunan tukang pos ini tertangkap setelah ia hendak melakukan vaksinasi COVID-19 ke-12 namun gagal karena dihentikan petugas kesehatan.

"Saya merasa itu membantu kesehatan saya secara umum," katanya dalam sebuah wawancara telepon dikutip dari New York Times. "Sakit punggung saya telah membaik, tubuh saya membaik, dan nafsu makan saya membaik."

Dr. Amarendra Narayan Shahi, kepala petugas medis di Madhepura, mengatakan dia telah berbicara dengan Mandal yang telah memberitahunya tentang usahanya untuk mendapatkan lebih banyak dosis karena dia percaya itu menyembuhkan penyakitnya.

Untuk sembilan dari 11 suntikan vaksin yang diterima Mandal, dia mengatakan bahwa dia menggunakan kartu identitas nasional dan nomor ponselnya. Setelah itu, ia beralih ke bentuk identifikasi alternatif, seperti kartu suara dan nomor ponsel istri dan teman-temannya.

Tidak alami efek samping

Mandal mengaku mencatat semua suntikan vaksin COVID yang ia terima, mulai dari waktu, tanggal, hingga pusat vaksinasi yang ia datangi. Ia mengklaim mendapatkan 11 suntikan mulai Februari hingga Desember 2021.

Kepada BBC, Mandal mengatakan ia mendatangi pusat-pusat vaksinasi di Madhepura dan dua distrik tetangga, salah satu lokasinya berjarak lebih 100 kilometer dari tempat tinggalnya, untuk mendapatkan suntikan.

"Setelah mendapatkan suntikan, rasa sakit dan nyeri di badan hilang. Tadinya saya punya masalah di lutut saya dan harus menggunakan tongkat untuk berjalan. Sekarang, saya merasa sehat," kata Mandal.

Pemerintah di India masih mencari tahu bagaimana Mandal 'lolos' dan mendapatkan vaksin COVID-19 di banyak tempat. Sampai saat sebelum ketahuan, Mandal mengatakan masih ingin disuntik vaksin COVID-19.

"Saya masih ingin lebih," katanya.



Simak Video "Fenomena Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/vyp)