ADVERTISEMENT

Jumat, 24 Jun 2022 21:00 WIB

Round Up

Kronologi Pria Kencing Nanah Ekstrem Usai Bercinta dengan PSK Tanpa Kondom

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zastrozhnov
Jakarta -

Heboh seorang pria terjangkit kencing nanah ekstrem atau 'Super-Gonore'. Kondisi ini terjadi usai dirinya berhubungan seks dengan seorang wanita pekerja seks komersial (PSK) di Kamboja.

Saat berhubungan seks, diketahui pria berusia sekitar 50-an tahun itu tidak menggunakan kondom. Setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata pria tersebut terinfeksi strain baru yang resisten terhadap obat (CDR) dari Neisseria gonorrhoeae atau N.gonorrhoeae.

Neisseria gonorrhoeae merupakan strain yang memiliki tingkat resistensi yang tinggi pada azitromisin dan resistensi terhadap ceftriaxone, cefixime, cefotaxime, ciprofloxacin serta tetrasiklin.

Awal Gejala Muncul

Awalnya, pria asal Australia yang tidak disebutkan identitasnya itu melakukan hubungan seks dengan seorang wanita PSK di Kamboja. Saat itu, ia tidak menggunakan alat pengaman seperti kondom saat berhubungan.

Beberapa hari kemudian, tepatnya 5 hari setelah pria itu berhubungan seks, muncul gejala yang menyakitkan. Ia mengeluhkan buang air kecil yang menyakitkan dan keluar cairan dari uretranya.

Konsultasi ke Ahli Urologi

Dikutip dari laman Newsweek, pria itu memutuskan untuk memeriksakan kondisinya ke ahli urologi. Setelah diperiksa, ia didiagnosis terinfeksi gonore dan diberikan resep antibiotik untuk pengobatan biasa.

Namun dua minggu kemudian, meski gejala sudah mereda dan hasil swab uretra, dubur, dan farng negatif bakteri Neisseria gonorrhoeae, hasil tes PCR pada sampel uretranya positif untuk gonore.

Terinfeksi 'Super-Gonore'

Jenis gonore yang diidap pria tersebut ternyata terkait erat dengan jenis 'WHO Q'. Sebelumnya, jenis ini telah dikaitkan dengan tiga kasus gonore pada tahun 2018, dan semua kasus berhubungan dengan Asia Tenggara.

Dokter pun kembali melakukan tes pada sampel pria tersebut untuk menentukan obat apa yang bisa digunakan untuk menangani kasus 'Super-Gonore' ini. Pria itu diberikan obat tambahan dengan asam amoksisilin-klavulanat selama tujuh hari.

Beruntungnya, pria itu dinyatakan sembuh dan bebas dari gonore. Namun, sampai saat ini wanita PSK yang berhubungan seks dengannya masih belum bisa dilacak.



Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT