Waduh! Wanita Ini Kena Stroke Saat Seks Oral, Begini Awal Mulanya

ADVERTISEMENT

Waduh! Wanita Ini Kena Stroke Saat Seks Oral, Begini Awal Mulanya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Rabu, 13 Jul 2022 10:10 WIB
hand grasping on bed sheet
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/sirawit99
Jakarta -

Seorang wanita harus dilarikan ke rumah sakit saat menerima seks oral dari pasangannya. Saat itu, ia diketahui terkena stroke.

Kejadian ini dialami seorang wanita berusia 44 tahun yang tidak disebutkan namanya pada Oktober 2018 lalu. Pasangannya mengaku saat dirinya memberikan seks oral, tubuh wanita itu tiba-tiba kaku saat mendekati orgasme.

Melihat kondisinya, wanita asal London Barat itu langsung dilarikan ke rumah sakit dengan ambulans. Ia dirawat di Rumah Sakit Universitas West Middlesex di Isleworth, di wilayah London, Hounslow.

Untuk mengetahui penyebabnya, petugas medis melakukan pemindaian. Ternyata ditemukan adanya pembuluh darah yang pecah di dalam tengkorak kepalanya.

Petugas medis yang menangani wanita itu tidak secara langsung menjelaskan penyebab stroke tersebut. Tetapi, mereka mengatakan adanya perubahan tekanan darah saat berhubungan seks yang bisa menjadi salah satu penyebab pecahnya pembuluh darah.

"Pada anamnesis lebih dekat, pasien melaporkan mendekati orgasme saat menerima seks oral dari pasangannya sebelum kehilangan kesadaran," tulis dokter yang menangani wanita itu dalam jurnal medis BMJ Case Reports.

Dikutip dari Daily Mail, saat tiba di RS wanita itu memiliki tanda-tanda vital yang normal dan sepenuhnya sadar serta responsif. Wanita itu merasa mual dan sakit kepala di bagian depan.

Awalnya, petugas medis mengira wanita itu mengalami kejang. Tetapi, hasil CT scan mengungkapkan bahwa adanya darah di antara tengkorak dan otaknya, yang menegaskan bahwa wanita itu mengalami stroke.

Wanita itu didiagnosis mengalami perdarahan subarachnoid, yaitu jenis perdarahan yang tidak biasa di otak yang berukuran kecil. Sebagai upaya pertolongan, petugas medis memberikan prosedur endovascular coiling pada wanita itu.

Prosedur endovascular coiling ini melibatkan penyuntikan logam ke dalam arteri untuk memicu pembekuan dan menghentikan perdarahan.

Wanita itu harus dirawat selama dua minggu di rumah sakit. Sampai akhirnya ia dipulangkan tanpa ada keluhan apapun.

Seks Bisa Meningkatkan Tekanan Darah

Dalam laporan kasus di jurnal medis BMJ Case Reports, para dokter mengakui bahwa aktivitas seksual dapat menjadi penyebab pecahnya pembuluh darah karena meningkatnya tekanan darah.

Para ahli menunjukkan orang yang berhubungan seks dengan melakukan seks oral memiliki efek yang sama.

"Studi yang lebih tua dengan pemantauan (arteri) selama koitus menunjukkan bahwa selama aktivitas seksual tekanan darah, serta detak jantung, sangat (dapat berubah), dengan kenaikan tertentu selama orgasme," tulis mereka.



Simak Video "RS PON Ajak Masyarakat Jalan Sehat dalam Memperingati World Stroke Day"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT