Curhat Wanita Berdada Besar, Khawatir Bakal Tewas Tercekik Saat Tidur

ADVERTISEMENT

Curhat Wanita Berdada Besar, Khawatir Bakal Tewas Tercekik Saat Tidur

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kamis, 21 Jul 2022 13:30 WIB
Woman dressing brassiere. Close-up rear view photo
Ilustrasi wanita asal Inggris khawatir akan tewas saat tidur akibat tercekik payudara berukuran besar. Foto: Getty Images/iStockphoto/Zhenikeyev
Jakarta -

Seorang wanita berusia 18 tahun asal Inggris, Holly Shortland, khawatir payudaranya yang 'luar biasa kendur' bakal mengancam hidupnya lantaran membuatnya tercekik saat tidur. Ia memiliki payudara berukuran H yang amat berat, sehingga ia harus mengangkat payudaranya saat tidur agar tak membuat sesak dan tercekik.

Ia mengisahkan, payudaranya sudah memicu sakit punggung, tulang rusuk, hingga ruam pada pinggul sejak ia berusia 14 tahun. Saat itu, ukuran payudaranya sudah mencapai cup G.

"Ini mengerikan di bagian punggung dan bahu saya karena mereka (payudaranya) sangat berat dan kendur. Saya merasakan sakit pinggul dan nyeri di tulang rusuk saya sangat parah," ujarnya, dikutip dari New York Post, Kamis (21/7/2022).

Demi mengecilkan ukuran payudaranya, Shortland sengaja mengikuti aktivitas kebugaran hingga berat badannya turun 38 kilogram. Namun, upaya tersebut tak berhasil mengecilkan ukuran payudaranya. Meski berat badannya turun, kedua payudaranya tetap menyentuh pangkuan ketika Shortland dalam posisi duduk.

"Mereka membebani dada saya. Ketika saya berbaring, mereka naik ke tenggorokan saya dan mendorong tenggorokan dan wajah saya," ungkap Shortland.

"Saya tidak bisa bernapas lega ketika tidur, itulah titik puncaknya. Saya tidak bisa melakukannya lagi. Payudara saya mencekik. Mereka membuat saya terbangun dari tidur setiap beberapa jam," imbuhnya.

Sering Dicemooh

Shortland juga mengisahkan, payudaranya yang besar kerap membuat dirinya dicemooh oleh orang asing di pinggir jalan sejak ia berusia 14 tahun. Terlebih, ketika ia tengah mengandung putrinya, Luna. Menurutnya, banyak orang sering mengomentari kehamilannya. Ia juga menerima komentar pedas ketika hendak melakukan pemotretan bersalin.

"Saya mendapat komentar buruk dan payudara saya berayun ke perut saya. Saya benci penampilan saya. Pakaian saya tidak muat kecuali saya memakai pengikat. Saya tidak bisa mendapatkan pakaian yang pas," beber Shortland.

Kini, Shortland tengah mengupayakan penggalangan dana untuk bisa beroleh tindakan pengecilan payudara. Ia berharap bisa dioperasi sesegera mungkin agar bisa tidur nyenyak.

"Akan sulit bagi saya kehilangan sebagian dari diri saya, tetapi saya harus menyelesaikannya sesegera mungkin," pungkasnya.



Simak Video "Apakah Makanan Pengaruhi Ukuran Payudara?"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT