Curhat Eks Pecandu Seks Pernah Tidur Bersama Ratusan Pria, Begini Penyesalannya

ADVERTISEMENT

Curhat Eks Pecandu Seks Pernah Tidur Bersama Ratusan Pria, Begini Penyesalannya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Sabtu, 19 Nov 2022 18:30 WIB
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration.
Pengakuan eks pencandu seks yang pernah tidur bersama ratusan pria. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Seorang eks pecandu seks buka-bukaan soal kehidupan hubungan seksnya. Ia mengaku telah bercinta dengan 100 hingga 200 orang.

Ini dialami oleh wanita berusia 31 tahun bernama Laurie Jade Woodruff. Ia mengaku memiliki nymphomaniac, yakni jenis kelainan seksual yang membuat seseorang memiliki keinginan bercinta yang sangat besar.

Namun, terkait kelainan ini, Woodruff malah menyalahkan media sosial Instagram. Menurutnya, media sosial itu yang membuatnya kecanduan akan seks.

"Instagram adalah taman bermain yang penuh godaan. Media sosial membuat hal ini (seks) menjadi sangat mudah dilakukan," beber Woodruff yang dikutip dari Mirror UK, Sabtu (19/11/2022).

"Tidak perlu ke bar atau repot dengan aplikasi kencan yang mahal, Instagram akan membantu saya terhubung dalam hitungan menit secara gratis dari kenyamanan rumah," lanjut dia.

Woodruff mengaku ia sangat terobsesi dengan sensasi tidur dengan orang lain. Lewat media sosial itu, ia bisa memuaskan keinginannya akan seks tanpa ikatan.

Untuk memancing para pria, dia akan menggunakan pakaian yang dapat memancing gairah. Ia juga berpose dan memposting foto tersebut ke akun miliknya.

Dalam beberapa menit, lanjut Woodruff, ia mendapatkan banyak pujian dan pesan-pesan 'nakal' yang sensual.

Woodruff mengaku sangat menikmati saat para pria mengirimkannya banyak pesan dan menyukai foto yang diunggahnya. Para pria tidak segan mengatakan ingin mengajaknya berkencan dan hal lain yang secara eksplisit mengungkapkan apa yang ingin mereka lakukan pada dirinya.

"Seks itu sangat mengasyikkan. Bermesraan dengan orang asing itulah yang membuat saya terpikat," jelas dia.

"Itu adalah fantasi pamungkas saya. Tapi saya merasa tidak berdaya untuk mengendalikan keinginan saya," sambungnya.

Ia mengaku mulai menyadari bagaimana rasa kecanduan itu merusak kehidupannya. Saat ia ingin mulai berkomitmen, pria yang berkencan dengannya kebanyakan hanya menginginkan 'cinta satu malam' atau 'one night stand'.

Sampai suatu hari, Woodruff merasa ketakutan mendengar nasihat ibunya. Keterpurukannya juga diperparah dengan kematian anaknya, Arthur, karena Sudden Infant Syndrome atau kematian mendadak pada tahun 2015.

Meski kecanduannya akan seks masih ada di sebagian dirinya, ia mulai berusaha menanganinya. Ia mulai mengejar mimpinya menjadi seorang penulis.



Simak Video "Cegah Cacar Monyet, WHO Minta Masyarakat Hindari Seks Bebas"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/vyp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT