Geger Lansia Nekat Masukkan Bom Perang Dunia I ke Dubur demi Kepuasan Seks

ADVERTISEMENT

Geger Lansia Nekat Masukkan Bom Perang Dunia I ke Dubur demi Kepuasan Seks

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Jumat, 23 Des 2022 14:28 WIB
Medical Team Performing Surgical Operation in Modern Operating Room
Foto: Getty Images/iStockphoto/gorodenkoff
Jakarta -

Geger lansia nekat memasukkan bahan peledak ke duburnya demi kepuasan seksual. Tak tanggung-tanggung bahan peledak yang masuk ke area intimnya itu sama dengan yang dipakai saat Perang Dunia I.

Para petugas medis dan pasien di rumah sakit menjadi panik. Mereka akhirnya dievakuasi lantaran bom yang dimasukkan itu berpotensi meledak.

Dilaporkan NYPost, awalnya pasien berusia 88 tahun itu mengunjungi RS Sainte Musse di Toulon untuk mengeluarkan bahan peledak antik itu, namun malah memicu ketakutan.

"Keadaan darurat terjadi dari jam 9 malam sampai 11:30 malam pada Sabtu malam yang membutuhkan campur tangan personel penjinak bom, evakuasi orang dewasa dan anak-anak darurat serta pengalihan darurat yang masuk," kata juru bicara rumah sakit tersebut.

Beruntung para penjinak bom di tempat kejadian mengatakan bahwa kecil kemungkinan peluru itu akan meledak di dalam tubuh pria itu.

"Mereka meyakinkan kami dengan memberi tahu kami bahwa itu adalah barang kolektor dari Perang Dunia Pertama, yang digunakan oleh militer Prancis," kata pihak rumah sakit itu.

Dokter yang sempat panik akhirnya memulai operasi untuk mengeluarkan benda yang berukuran hampir 20 cm dari dubur lansia tersebut. Dokter meyakini pasien memasukkan benda itu ke anusnya demi kenikmatan seksual.

"Sebuah apel, mangga, atau bahkan sekaleng busa cukur, kami terbiasa menemukan benda-benda yang tidak biasa dimasukkan di tempat yang tidak seharusnya," kata seorang dokter.

"Tapi selongsong peledak? Tidak pernah!" sambungnya.

Petugas medis terpaksa mengoperasi pria tua itu dan memotong perutnya untuk mengeluarkan relik tersebut. Menurut pihak rumah sakit, dia sekarang dalam keadaan "sehat" dan diperkirakan akan pulih sepenuhnya dari operasi.

BACA JUGA



Simak Video "Kesalahan Umum Ortu yang Sebabkan Anak Pengidap Kanker Telat Ditangani"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT