Penis Pria Ini Membengkak usai Dipasangi Cincin untuk Masturbasi, Berakhir Dipotong

ADVERTISEMENT

Penis Pria Ini Membengkak usai Dipasangi Cincin untuk Masturbasi, Berakhir Dipotong

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Sabtu, 21 Jan 2023 21:00 WIB
Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept.
Ilustrasi penis membengkak (Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zastrozhnov)
Jakarta -

Seorang pria tua di China kehilangan sebagian penisnya setelah melakukan percobaan yang mengerikan. Pria berusia 72 tahun itu menyelipkan cincin logam (metal ring) setebal 2 cm di sekitar pangkal penisnya hingga tersangkut.

Terlebih, dia meninggalkan kondisi penisnya seperti itu selama enam bulan lamanya sebelum mencari pertolongan. Dia hanya mencari bantuan setelah mengalami rasa sakit yang hebat. Selain itu, penis pria tersebut juga mengalami pembengkakan dan muncul bisul pada kulit di sekitar penisnya.

Dokter di Changsa, China tengah, awalnya mencoba melepaskan cincin itu menggunakan alat biasa namun gagal. Mereka terpaksa meminta pemadam kebakaran untuk meminjam alat pemotong profesional berupa pemotong kawat yang berat. Namun, lagi-lagi upaya melepas cincin itu gagal.

Petugas medis akhirnya melepaskannya menggunakan gergaji bundar, yang sering digunakan untuk memotong logam. Karena alat tersebut menghasilkan panas sebagai produk sampingan, sehingga penis pria tersebut harus disemprot dengan air agar tetap dingin selama prosedur.

Meskipun sudah mendapatkan pertolongan, penis pria tersebut mengalami jaringan mati di pangkal penis yang disebabkan oleh kurangnya aliran darah. Akibatnya, dokter perlu mengangkat bagian tersebut dan menjahit lukanya.

Tiga sayatan juga dibuat pada penis pria itu untuk menempatkan 'strip drainase' di atasnya untuk meredakan pembengkakan.

"Setelah tujuh hari dirawat di rumah sakit, pembengkakannya 'mereda secara signifikan'," kata petugas medis dan pria itu diberi resep antibiotik lebih lanjut, dikutip dari Daily Mail, Sabtu (21/1/2023).

Setelah dua bulan, kondisi pria tersebut sudah membaik bahkan lukanya telah sembuh.

" Dia bisa buang air kecil," kata dokternya.

Pencekikan penis pertama kali tercatat dalam literatur medis pada tahun 1755 dan sejak itu jarang didokumentasikan. Cincin penis mengurangi aliran darah melalui pembuluh darah, yang menyebabkan penis dan testis membengkak.

Pria sering menggunakan perangkat masturbasi untuk meningkatkan kepuasan seksual, serta 'keingintahuan seksual'.

Benda-benda termasuk cincin dan kerucut logam, pipa dan leher botol plastik semuanya telah dilaporkan digunakan dalam kasus pencekikan penis.

Dokter memperingatkan bahwa pengobatan dini dan diagnosis yang tepat sangat penting ketika cincin penis tersangkut untuk menghindari komplikasi, karena dapat menyebabkan cedera pada pembuluh darah.

Amputasi penis diperlukan dalam kasus yang paling parah. Setiap kasus pencekikan penis ditangani secara individual, tergantung pada kasus pasien.



Simak Video "Klinik Pengobatan Mak Erot Juga Bisa Tangani Keluhan Mr P Patah"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT