Rabu, 04 Jul 2012 11:05 WIB

Ulasan Khas

Jangan Anggap Remeh Hal Ini Karena Bisa Jadi Pertanda Stroke

- detikHealth
(Foto: thinkstock)
Jakarta - Kebanyakan orang berpikir tanda-tanda dari stroke adalah tidak bisa menggerakkan badan atau pingsan. Padahal ada kondisi lain yang sebaiknya jangan diremehkan karena bisa jadi tanda stroke.

"Memang gejala stroke yang muncul tergantung dari bagian otak mana yang kena," ujar Dr Manfaluthy Hakim, SpS(K) dari departemen neurologi FKUI saat dihubungi detikHealth, Rabu (4/7/2012).

Dr Luthy menjelaskan jika menyerang bagian otak besar maka mempengaruhi fungsi motoriknya misalnya tangan dan kaki di sebelah sisi mengalami kelumpuhan. Tapi jika stroke terjadi di batang otak atau otak kecil maka keluhan yang timbul sering dianggap seperti vertigo.

Bedanya vertigo akan membuat orang merasa ruangan berputar dan agak membantu atau berkurang jika ia menutup mata, serta gejalanya hebat sekali bahkan bisa membuat orang mual dan muntah.

"Tapi kalau karena stroke biasanya nggak merasa ruangan berputar, tapi kok merasa sempoyongan, rasanya ngambang yang terus menerus makin lama makin berat disertai dengan ngomong nggak jelas kaya orang cadel," ungkapnya.

Dr Luthy mengungkapkan sedangkan kalau mata berkunang-kunang saja itu bukan gejala stroke. Tapi jika mata berkunang yang diikuti dengan rasa sempoyongan dan cadel maka itu tanda stroke dan segera langsung dibawa ke rumah sakit.

Tanda-tanda remeh dari stroke yang kadang tidak disadari adalah:
1. Vertigo yang terus menerus
2. Kunang-kunang diikuti dengan rasa sempoyongan
3. Menurunnya kemampuan mencium, mengecap atau mengingat (daya ingat)
4. Refleks yang menurun
5. Kehilangan kemampuan berkomunikasi
6. Bingung mendadak, serta adanya gangguan pada ekspresi wajah dan juga pernapasan.

Definisi dari penyakit stroke sendiri adalah gangguan neurologi atau defisit neurologi yang terjadi secara tiba-tiba dan murni akibat adanya gangguan peredaran darah.

Stroke sendiri dibagi menjadi 2 jenis yaitu stroke akibat penyumbatan (iskemik) yang jumlahnya sekitar 85 persen, sedangkan yang 15 persen stroke akibat perdarahan (pecahnya pembuluh darah).

Umumnya jika seseorang mengalami vertigo terus menerus yang mana semua obat sudah tidak mempan maka dicurigai ada penyumbatan di otak bagian belakang yang merupakan jenis stroke iskemik.





(ver/ir)