Kadang-kadang, air kencing pengidap diabetes mellitus memang dikerubuti semut karena mengandung gula. Secara teori, peningkatan kadar gula dalam darah juga membuat cairan tubuh termasuk urine atau air kencing jadi manis karena terkontaminasi gula.
Bahkan dalam penelitian terbaru, para ahli berusaha mengembangkan alat tes gula darah yang tidak menggunakan sampel darah. Cukup menggunakan sampel air liur, dengan didasarkan pada teori bahwa kadar gula dalam cairan tubuh ikut meningkat saat gula darahnya naik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nama penyakit tidak selalu diartikan apa adanya. Air kencing hanya dikerubuti semut kalau kadar gula darahnya sudah sangat ekstrem," kata Dr Tri Juli Edi Tarigan, SpPD dari RS Cipto Mangunkusumo saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (29/8/2012).
Jika dideteksi berdasarkan air kencing yang dikerubuti semut, Dr Tri menilai pada kondisi ini diabetesnya sudah terlanjur parah. Kadar gula darahnya sudah terlalu tinggi, lebih susah diobati dan tentunya risiko komplikasinya juga sudah lebih besar.
Dibanding mendeteksi air kencing yang dikerubuti semut, Dr Tri lebih menyarankan untuk melihat beberapa gejala khas diabetes mellitus. Gejala itu antara lain polifagia (sering makan), poliuria (sering kencing), polidipsi (sering minum) serta berat badan turun drastis tanpa sebab yang jelas.
"Itu saja kadang-kadang sudah terlambat. Pada tahap-tahap awal, diabetes mellitus bahkan tidak menunjukkan gejala," tambah Dr Tri.
Cara paling tepat untuk mendeteksi diabetes mellitus sedini mungkin menurut Dr Tri tidak lain adalah dengan melakukan tes gula darah sesering mungkin. Bagi yang punya risiko, sangat dianjurkan untuk periksa minimal setahun sekali meski kondisinya masih sehat.
Orang-orang yang termasuk berisiko kena diabetes dan dianjurkan untuk sering periksa gula darah menurut Dr Tri antara lain sebagai berikut:
1. Siapapun yang sudah berusia 45 tahun ke atas
2. Punya riwayat stroke atau hipertensi
3. Mengalami obesitas
4. Punya riwayat diabetes dalam keluarganya
5. Wanita yang pernah melahirkan bayi dengan bobot di atas 4 kg
6. Punya riwayat Tuberculosis (TB atau TBC).
(up/ir)











































