Rabu, 03 Okt 2012 11:04 WIB

Ulasan Khas Fenomena Ganjil Anak Indigo

Indra Keenam Anak Indigo Itu Berkah, Tapi Banyak Disalahgunakan

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta -

Karena memiliki kemampuan lebih, anak indigo rentan dimanfaatkan untuk keperluan tertentu. Kalau sekiranya bisa memberikan manfaat bagi orang lain mungkin tak mengapa, tapi masalahnya kadang lebih banyak merugikan si anak itu sendiri.

Kemampuan anak indigo untuk meramal masa depan, membaca pikiran atau bahkan menyembuhkan orang sakit kadang mendorong orangtua untuk mengkaryakan atau mengeksploitasinya secara berlebihan. Akhirnya si anak terlalu sibuk dan kehilangan waktu bermain seperti anak lain seusianya.

"Kalau saya sebagai psikiater anak, prinsipnya tidak boleh direnggut masa anaknya. Boleh dimanfaatkan tetapi harus dibatasi," kata dr Tb Erwin Kusuma, SpKJ(K), psikiater anak dari RSPAD Gatot Subroto kepada detikHealth, seperti ditulis Rabu (3/10/2012).

Bagi dr Erwin, masa kanak-kanak bagi anak indigo sekalipun tetap merupakan masa untuk bermain dan bergembira. Tidak adil baginya kalau waktu untuk hal-hal yang menyenangkan itu terampas untuk kepentingan tertentu, misalnya demi kebanggaan orangtua atau yang lebih parah untuk mencari uang.

Selama tidak berlebihan, memanfaatkan kemampuan anak indigo untuk menolong orang lain menurut dr Erwin sah-sah saja dilakukan. Misalnya salah seorang anak indigo yang ditanganinya, beberapa kali membantu menyembuhkan orang sakit karena mampu menerawang organ-organ di dalam tubuh manusia.

Begitu juga yang dialami Dhiaz, gadis indigo berusia 19 tahun di Jakarta yang punya kemampuan meneropong kejadian-kejadian di masa yang akan datang. Ia sering diminta oleh teman-teman remaja sebayanya untuk meramal dan dengan senang hati ia akan melakukannya.

"Banyak," jawabnya mantab saat ditanya apakah sering ada permintaan untuk meramal dari teman-teman sepergaulannya.

Bagi remaja seusia Dhiaz, ramal-meramal adalah hal yang sangat menarik sehingga hampir semua majalah punya rubrik ramalan bintang atau zodiak. Ramalan yang tidak jelas sumbernya saja banyak yang percaya, apalagi kalau peramalnya adalah Dhiaz si gadis indigo yang memang punya kemampuan lebih.

Ditegaskan lagi oleh Dr Erwin, yang terpenting saat memanfaatkan kemampuan anak indigo adalah tetap memperhatikan kebutuhannya untuk hidup sebagaimana layaknya anak-anak yang lain. Anak indigo juga butuh bergembira, jadi biarkan anak-anak tersebut melakukan apa yang bisa membuatnya bahagia.

(up/ir)