Dr Eddy Karta, SpKK dari RS Cipto Mangunkusumo mengakui berbagai terapi untuk perawatan Miss V memang banyak penggemarnya. Manfaatnya pun bukan tidak ada, hanya saja memang belum semuanya punya bukti ilmiah yang cukup kuat untuk dikatakan sangat manjur.
Beberapa terapi sensasional untuk menjaga kecantikan Miss V antara lain sebagai berikut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dr Eddy menceritakan, spa vagina dilakukan dengan cara mengangkangi tungku panas dengan panci kecil di atasnya. Panci tersebut berisi ramuan herbal tertentu, yang dididihkan hingga menyemburkan uap dan wewangian ke sekitar organ intim perempuan.
Herbal yang sering digunakan untuk spa vagina antara lain teh mugwort (Artemisia vulgaris). Secara tradisional, herbal ini sudah dipakai di Korea sejak ratusan tahun yang lalu dan saat ini penggunaannya juga populer di negara-negara barat.
Herbal ini diyakini bisa meredakan stres dan sakit kepala, menyeimbangkan kondisi hormonal dan menjaga kesehatan indung telur. Bahkan ada yang mengklaim uap mugwort bisa mengatasi infeksi saluran kemih, demam dan konstipasi atau susah buang air besar
2. Ratus
Serupa dengan spa vagina, dikenal juga perawatan vagina berbasis herbal yang disebut dengan istilah ratus. Herbal yang dipakai terdiri dari ramuan bubuk kayu cendana dan akar klembak (Rheum officinale).
"Selain mengharumkan organ intim perempuan, uap ramuan ini diyakini bisa mengatasi keputihan," jelas Dr Eddy saat dihubungi detikHealth, seperti ditulis Rabu (10/10/2012).
Meski banyak yang meyakini khasiatnya, Dr Eddy mengakui bahwa beberapa dokter masih menganggap terapi ini kurang terpercaya. Kenyataannya memang belum banyak penelitian ilmiah yang mengungkap manfaat sesungguhnya dari ratus maupun spa vagina.
3. Gurah vagina
Pada prinsipnya, gurah vagina adalah jenis perawatan untuk membersihkan atau mengeluarkan seluruh kotoran yang terdapat pada selaput vagina. Konon kotoran-kotoran inilah yang menjadi penyebab keputihan, inveksi, gangguan kesuburan dan masalah-masalah kewanitaan lainnya termasuk kista dan kanker serviks.
Menurut Dr Eddy, gurah vagina sering kali ditujukan untuk mendapakan kembali kelenturan, kekencangan dan daya cengkram vagina itu sendiri. Namun seperti halnya terapi tradisional lainnya, belum banyak penelitian yang membuktikan manfaatnya secara ilmiah.
4. Terapi ozon
Gas ozon bersifat antiseptik sehingga banyak dimanfaatkan untuk menjaga kebersihan organ intim kewanitaan. Terapi ozon dilakukan dengan memasukkan kateter ke dalam liang sanggama, lalu gas dihembuskan dengan kecepatan rendah untuk menyingkirkan kuman-kuman jahat yang merugikan.
Terapi ini tidak menimbulkan rasa sakit maupun tidak nyaman dan diklaim tidak menyebabkan efek samping. Peminatnya tidak sedikit, terbukti dengan maraknya klinik-klinik kewanitaan yang menyediakan layanan ini di kota-kota besar seperti Jakarta.
(up/ir)











































