Rabu, 21 Nov 2012 13:33 WIB

Ulasan Khas Pubertas Dini

Novel Erotis dan Menstruasi Pertama Mawar

- detikHealth
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Di kelasnya, Mawar adalah siswi pertama yang mendapat menstruasi. Saat itu Mawar baru berumur 9 tahun dan duduk di kelas 4 SD. Menstruasi pertama yang datang lebih cepat ketimbang teman-temannya itu terjadi tak lama setelah Mawar membaca novel erotis secara tidak sengaja.

"Menstruasi pertama saya umur 9 tahun. Waktu itu kelas 4 SD. Saya kaget waktu itu. Lalu mama saya mengajari cara mencuci celana, memakai pembalut," kisah Mawar kepada detikHealth, Rabu (21/11/2012).

Sang mama khawatir atas menstruasi pertama putri sulungnya yang datang begitu cepat. Padahal di keluarga mereka, umumnya anak perempuan mendapatkan menstruasi pertama saat duduk di bangku SMP.

"Lalu mama telepon dokter. Kata dokter saya kelebihan gizi. Waktu kecil saya memang bongsor, tinggi dan besar," tutur Mawar.

Menurut dia beberapa waktu sebelum mendapat menstruasi pertama, Mawar mengaku sempat membaca novel erotis. Novel itu didapatnya saat membantu nenek membersihkan gudang. Rupanya novel itu milik salah satu pemuda yang dulu kost di rumah nenek Mawar.

"Waktu kecil saya baca semuanya. Makanya waktu menemukan novel itu ya langsung saya baca. Ke mana-mana saya bawa novelnya. Pernah diambil papa saya dan ditaruh di atas kulkas, karena saya bongsor saya bisa ambil lagi dan baca lagi," papar perempuan 29 tahun ini.

Saat membaca Novel itu, ada sensasi dalam diri Mawar yang melesat hingga ke ubun-ubun. "Apa menstruasi saya kecepetan karena novel yang saya baca itu ya," ucapnya.

Karena cepat mendapat menstruasi, Mawar khawatir dirinya akan cepat menopause juga. Karena itu dia berharap bisa segera mendapat momongan.

"Katanya risikonya menopause dini. Makanya saya ingin segera punya anak," sambung Mawar yang baru beberapa bulan menikah ini.

(vit/up)