Ketua Umum IBI (Ikatan Bidan Indonesia), Dr Harni Koesno, MKM mengatakan bahwa ibu hamil memang sebaiknya tidak diajak naik sepeda motor. Guncangan serta hentakan yang terjadi sepanjang jalan dikhawatirkan bisa mengganggu kehamilan dan memicu kontraksi.
Namun demikian, dalam kondisi tertentu pastinya sulit menghindari keharusan untuk membonceng sepeda motor. Misalnya saat harus bepergian, sementara yang bersangkutan tidak punya kendaraan lain yang lebih nyaman misalnya mobil. Bagaimana solusinya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendapat yang sama juga disampaikan oleh dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina, dr Frizar Irmansyah, SpOG. Menurutnya pada usia kehamilan yang masih muda, duduk menghadap ke depan akan lebih stabil karena bisa berpijak dan berpegangan lebih kuat.
"Secara keseimbangan, yang lagi nggak hamil bonceng motor sebaiknya hadap ke depan. Hamil muda juga sebaiknya menghadap ke depan karena bisa berpijak lebih kuat dan berpelukan dengan suami," jelas dr Frizar kepada detikHealth saat dihubungi melalui telepon.
Sayangnya tidak semua ibu hamil bisa duduk ngangkang dengan mudahnya. Biasanya memang cuma ibu-ibu yang hamil muda saja yang bisa melakukannya, sebab kalau sudah hamil tua maka perutnya akan menghalangi posisi duduk sehingga mau tidak mau harus duduk menyamping.
(up/vit)











































