dr Frizar Irmansyah, SpOG, dokter kandungan dari RS Pusat Pertamina, mengatakan pemeriksaan TORCH (Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus, dan Herpes simplex virus tipe 2) penting dilakukan sebelum menikah. Sebab TORCH sering menjadi penyebab sulitnya punya anak, keguguran, maupun penyebab kecacatan pada anak.
"Gangguan darah, TORCH. Itu bisa dideteksi dari premarital check up juga. Ada juga karena pasien hiperkoagulasi, darahnya cepat membeku. Itu juga susah punya anak," kata dr Frizar memaparkan kemungkinan penyebab anak lahir cacat dan keguguran. Hal itu disampaikannya saat dihubungi detikHealth, Rabu (16/1/2013).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dr. Liliane Grangeot-Keros seorang pakar imunologi dari Universite Paris Sud II menuturkan infeksi TORCH ini meliputi:
Toksoplasma
Infeksi umum didunia yang disebabkan oleh parasit protozoa Toxoplasma gondii. Infeksi ini ditularkan dari hewan ke manusia atau melalui makanan dan air yang sudah tercemar. Parasit bisa ditularkan dari ibu ke plasenta yang menyebabkan kecacatan. Sekitar 5-10 persen akan mengalami keguguran spontan, 8-10 persen mengakibatkan bayi lahir dengan kerusakan mata atau otak yang parah dan 10-13 persen bayi yang selamat mengalami gangguan penglihatan.
Infeksi rubella
Infeksi ini juga dikenal sebagai campak jerman. Rubella pada trimester pertama kehamilan sekitar 90 persen mengalami risiko kelainan bawaan seperti buta, tuli, penyakit jantung, keterbelakangan mental dan bahkan keguguran.
Cytomegalovirus (CMV)
Infeksi ini merupakan keluarga virus herpes dan termasuk salah satu jenis yang paling banyak tersebar di dunia. Penyakit ini ditularkan melalui kontak seksual atau selama kehamilan. Akibat yang timbul sekitar 10 persen mengalami komplikasi dan 80-90 persen mengalami gangguan pendengaran, penglihatan dan berbagai variasi keterbelakangan mental.
Virus herpes simplex (HSV)
Infeksi ini ada 2 tipe virus yaitu herpes simplex virus 1 (HSV 1) dan herpes simplex virus (HSV 2). Umumnya ditularkan melalui kontak sosial pada masa anak-anak atau kontak seksual pada orang dewasa. Kedua tipe HSV ini bisa mengakibatkan gangguan parah pada janin atau bayi lahir dan bahkan berakibat fatal.
Tes TORCH penting untuk perempuan yang memiliki risiko tinggi dengan kriteria:
1. Perempuan yang gemar mengonsumsi sayuran mentah (salad atau karedok)
2. Perempuan yang senang mengonsumsi daging yang tidak dimasak sempurna
3. Perempuan yang suka memelihara binatang seperti kucing, anjing tapi tidak memperhatikan kebersihan binatang peliharaannya.
Calon ibu yang mempunyai kadar gula tinggi, apabila tidak dikontrol juga dapat berisiko cacat pada janinnya. Selain itu ibu hamil dengan kadar gula tinggi juga berisiko mengalami komplikasi kehamilan seperti janin besar, gangguan pertumbuhan pada janin, proses kelahiran yang sulit atau janin meninggal di dalam kandungan.
Jika dari hasil pemeriksaan diketahui ada yang tidak beres, maka bisa dilakukan tindakan pengobatan sebelum pasangan tersebut memutuskan untuk memiliki anak. Selain itu bukankah pencegahan lebih baik dan lebih murah?
(/)











































