Rabu, 13 Mar 2013 14:02 WIB

Ulasan Khas Penyakit Ginjal

Segarnya Es Teh Manis Bikin Ginjal Merana Jika Diminum Berlebihan

Putro Agus Harnowo - detikHealth
ilustrasi (Foto: Thinkstock) ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Saat cuaca gerah dan sinar matahari begitu terik, segelas es teh nampaknya dapat menjadi pelepas dahaga yang mujarab. Tak hanya ketika gerah saja, kebanyakan orang sudah akrab dengan es teh sebagai teman makan siang. Tapi awas, jika kebanyakan bisa berbahaya bagi ginjal.

"Itu karena oksalatnya. Kalau kita ada bakat batu (ginjal), bisa memperparah. Tapi belum ada batasannya karena belum banyak yang meneliti," ujar dr Parlindungan Siregar, SpPD-KGH dari bagian Ginjal dan Hipertensi, Departemen Penyakit Dalam FKUI-RSCM kepada detikHealth seperti ditulis Rabu (13/3/2013).

Sebuah penelitian menemukan bahwa es teh mengandung oksalat yang dapat memicu pembentukan batu ginjal. Sebenarnya tak hanya oksalat saja yang dapat memicu batu ginjal, namun kalsium dan asam urat juga demikian. Oksalat dituduh memicu pembentukan kristal kecil yang terbuat dari mineral dan garam.

Sebenarnya bukan hanya es teh saja yang banyak mengandung oksalat. Beberapa makanan seperti bayam, bit, belimbing, lada hitam, cokelat, kacang-kacangan, strawberry dan blueberry juga diketahui memiliki kandungan oksalat yang tinggi.

Bagi pasien batu ginjal atau yang pernah mengalami batu ginjal, minuman berkafein sebaiknya dihindari. Kafein merupakan zat yang bersifat diuretik atau memicu berkemih. Jika terjadi pengeluaran cairan berlebihan, maka kecenderungan terbentuknya batu ginjal akan semakin besar.

"Jika pernah punya batu ginjal, rajin-rajinlah minum air putih atau jus buah, tapi jangan mengonsumsi teh, kopi atau minuman berkafein lainnya. Hal ini karena kafein dapat memicu pengeluaran cairan secara berlebihan dari tubuh sehingga merangsang penumpukan batu," kata Leona Victoria Djajadi MND, Ahli Gizi dari University of Sydney.

(pah/vta)
News Feed