Rabu, 03 Apr 2013 08:06 WIB

Ulasan Khas Kehamilan Sehat

Hamil atau Tidak Ya? Cek Tandanya di Sini Biar Lebih Yakin

- detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock) Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta - Aneh memang, tapi nyatanya ada beberapa kasus di mana seorang wanita tidak tahu bahwa dirinya sendiri hamil. Atau sebaliknya, ada juga wanita yang mengira dirinya hamil namun nyatanya tidak. Maka dari itu perlu diketahui bagaimana sebenarnya ciri-ciri kehamilan yang benar.

Rasa pusing dan mual adalah yang paling sering disalahartikan sebagai tanda-tanda kehamilan, terutama oleh pengantin muda yang sedang menunggu datangnya momongan. Namun tak sedikit pula yang tertipu oleh 'false alarm' atau tanda peringatan yang keliru.

"Pusing dan mual belum tentu gejala kehamilan, tetapi kalau telat haid itu merupakan tanda-tanda kehamilan. Kalau tanda-tanda kehamilan tidak dipedulikan tidak terlalu masalah selama tidak mengkonsumsi obat-obatan atau yang aneh-aneh," ujar dr Ali Sungkar, SpOG, dari divisi fetomaternal RSCM seperti ditulis pada Rabu (3/4/2014).

Mual dan pusing saat hamil memang sering muncul di pagi hari atau akrab disebut dengan 'morning sickness'. Penyebabnya sendiri belum begitu diketahui secara pasti, tetapi para ahli percaya rasa mual tersebut diakibatkan oleh reaksi perubahan tubuh yang cepat saat kehamilan.

Gejala morning sickness ini pun bervariasi pada masing-masing ibu hamil. Diperkirakan keluhan ini terjadi pada 50% kehamilan saat berusia 2-12 minggu atau disebut hamil muda. Namun gejala serupa juga bisa muncul karena maag atau kondisi tubuh yang sedang lemah.

"Mual, muntah, atau bahkan terlambat haid belum tentu tanda-tanda kehamilan. Bisa jadi itu terjadi karena ingin hamil tapi ternyata belum hamil juga. Mual dan muntah bisa saja karena maag atau hal lainnya," dr Frizar Irmansyah, SpOG mengamini pernyataan dr Ali Sungkar.

Lebih lanjut, dr Frizar yang kesehariannya bertugas sebagai dokter kandungan di RS Pusat Pertamina ini menjelaskan bahwa untuk mengetahui apakah seorang wanita hamil atau tidak, cara yang paling efektif adalah dengan pengetesan lewat USG. Menggunakan test pack juga bisa, namun hasilnya terkadang kurang akurat.

"Tanda-tanda objektif harus dites lewat USG kehamilan. Kalau menggunakan test pack juga bisa salah, bisa jadi alatnya rusak. Intinya tidak bisa dipercaya 100 persen," terangnya.

Mengenali tanda-tanda kehamilan penting karena awal kehamilan adalah saat yang paling krusial bagi pertumbuhan bayi. Apabila digambarkan, dr Frizar mengibaratkan seperti saat untuk mencetak bayi tersebut. Karena setelah dilahirkan, orang tua hanya bisa membesarkan anaknya saja.

"Misal dia tidak tahu akhirnya kekurangan asam folat, bisa saja bayinya jadi tidak ada kepalanya atau tulang belakangnya bolong atau kelainan janin lainnya," terang dr Frizar.




(pah/vta)