Siapapun pasti akan mengalami payudaranya membesar saat hamil. Namun menurut kepercayaan, perubahan ini juga bisa dipakai untuk memprediksi jenis kelamin bayi. Konon, jika hamil anak perempuan maka payudara jadi jauh lebih besar.
Kepercayaan ini diperkuat oleh seorang jurnalis sains, Jena Pincott dalam bukunya 'Do Chocolate Lovers Have Sweeter Babies?'. Di situ, Pincott mengungkap secara detail bahwa jenis kelamin bayi di dalam kandungan turut mempengaruhi ukuran payudara ibu hamil.
Dikatakan dia, perempuan yang hamil anak perempuan akan mengalami penambahan ukuran payudara rata-rata 3,2 inchi atau 8 cm sedangkan jika hamil anak laki-laki maka hanya bertambah 2,5 inchi atau 6,3 cm. Menurutnya, hormon testosteron pada bayi laki-laki menghambat pertumbuhan payudara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, apakah anggapan-anggapan tersebut sesuai dengan pengalaman nyata di lapangan? Seorang dokter kandungan yang setiap hari berurusan dengan ibu hamil, dari perawatan hingga akhirnya melahirkan akan menjelaskan apakah mitos ini sesuai dengan kenyataan.
"Ini tidak benar, bohong saja. Bentuk (perut) itu kan tergantung pada posisi anaknya. Kalau anaknya melintang, jenis kelaminnya apa dong? Nggak cowok nggak cewek nantinya," kata dr Frizar Irmansyah, SpOG dari RS Pusat Pertamina, saat dihubungi detikHealth seperti ditulis Rabu (3/4/2013).
Cara paling akurat untuk melihat jenis kelamin bayi di dalam kandungan menurut dr Frizar adalah dengan menggunakan pemindaian ultrasonografi (USG). Ada berbagai pilihan USG yang tersedia saat ini, dari yang 2 dimensi hingga yang realtime untuk melihat pergerakan bayi yakni 4 dimensi.
Selain untuk mengintip jenis kelamin bayi, dr Frizar menjelaskan bahwa USG juga berguna untuk berbagai keperluan sebagai berikut:
1. Mengetahui hamilnya di dalam atau di luar rahim.
2. Mengetahui kandungannya tunggal atau kembar.
3. Mengetahui kelainan awal pada bayi. Apakah terjadi hamil hampa atau hamil anggur.
(up/)











































